Mimpi PKS Jadi Partai Bersih, Peduli, dan Profesional

Suksesi PKS

Mimpi PKS Jadi Partai Bersih, Peduli, dan Profesional

Ahmad Toriq - detikNews
Kamis, 13 Agu 2015 09:44 WIB
Mimpi PKS Jadi Partai Bersih, Peduli, dan Profesional
Foto: Dok. Humas PKS
Jakarta - Saat memimpin PKS di tengah badai kasus impor sapi yang menyeret Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Anis Matta mengubah slogan PKS menjadi cinta, kerja, dan harmoni. Kini saat rezim PKS kembali berganti, PKS ingin kembali menjadi partai dakwah yang bersih, peduli, dan profesional.

Hal tersebut telah disampaikan Presiden PKS yang baru Sohibul Iman. Hal ini disampaikan Sohibul tak lama setelah ditetapkan Majelis Syuro sebagai Presiden PKS pengganti Anis Matta.

"Kami partai dakwah, partai kader, di antara prinsip dasarnya adalah bersih, peduli, profesional," kata Sohibul Iman kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jl Tb Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rupanya tiga kata mutiara itu adalah prinsip dasar yang diatur di AD/ART PKS. Namun karena situasi mendesak PKS di tengah kasus yang melilit Luthfi, mengubah slogan mungkin dianggap Anis matta sebagai solusi.

"Jadi, bersih, peduli, profesional, sudah masuk AD/ART, pasal 2, sudah jadi ciri partai. Jadi tidak akan berubah," imbuhnya.

Kepastian apakah slogan PKS akan dikembalikan ke khitah-nya akan dibahas di arena Munas. Mungkin tak hanya slogan saja, tapi Munas PKS juga bakal jadi ajang regenerasi kepemimpinan PKS di semua lini.

"Pengurus akan diselesaikan dalam waktu dekat namun pengumumannya nanti akan dilakukan di Munas pada bulan Oktober," kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nurwahid, kepada detikcom, Kamis (13/8/2015).

(tor/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads