PKS Duga Bom Sebagai Warning Atas Sikap Vokalnya

PKS Duga Bom Sebagai Warning Atas Sikap Vokalnya

- detikNews
Kamis, 24 Feb 2005 19:12 WIB
Jakarta - PKS menilai bom yang diletakkan di kantor DPC PKS Pondok Gede tidak memiliki unsur kesengajaan. Tapi kemungkinan bom tersebut memang sebagai warning atas sikap vokal PKS selama ini."Tidak menutup kemungkinan hal tersebut dilakukan sebagai warning kepada kita atas kevokalan kita di DPRD Bekasi," kata Ketua DPD PKS Bekasi Wahyu Prihantono kepada wartawan di Mapolresta Bekasi, Jl. Pramuka, Bekasi, Kamis (24/2/2005).Wahyu datang menemui Wakapolres Bekasi AKBP Purwadi menanyakan perkembangan kasus. Menurutnya, saat ini kasus tersebut telah diambil alih Polda Metro Jaya, tapi untuk pemeriksaan tujuh orang saksi tetap di Polres Bekasi.Ketika ditanya mengapa bom tersebut bisa masuk ke kantor PKS, Wahyu mengaku pihaknya kecolongan. "Karena selama ini, kantor PKS adalah kantor yang welcome dan familiar terhadap masyarakat sehingga siapa saja boleh masuk," jelas dia.Ia melanjutkan, "Cuma kelalaian kami, bahwa tidak ada orang yang melakukan prosedur tetap pada tamu, itu yang menjadi persoalan. Dan kebetulan teman-teman di DPC Pondok Gede malam itu tidak ada yang waspada," ungkapnya.Seperti diketahui, sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu, (23/2/2005), Sofyan (38), karyawan Yayasan Iqro yang rumahnya tidak jauh dari TKP menemukan benda berbentuk bulat panjang sekitar 20 cm yang ditempeli petunjuk waktu dan kabel terbungkus lakban warna krem yang diduga sebagai bom di kantor DPC PKS, Jl. Kyai Haji Achmad Madani, Jati Makmur, Pondok Gede , Bekasi. (fab/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads