KemenPAN RB Tegaskan Penataan 34 Kementerian Sudah Kelar Semua

KemenPAN RB Tegaskan Penataan 34 Kementerian Sudah Kelar Semua

Rini Friastuti - detikNews
Rabu, 12 Agu 2015 21:19 WIB
KemenPAN RB Tegaskan Penataan 34 Kementerian Sudah Kelar Semua
Foto: Rini Friastuti
Jakarta - Beberapa kementerian ada yang diubah dan dirombak tugas pokok dan fungsinya oleh Presiden Jokowi. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) sudah kelar menata semuanya.  
 
"Saya mengibaratkan seperti pesawat. Pilotnya itu Pak Jokowi, si pesawat itu ada 34 engine. Sebagai pilot dia merasa ada 13 engine yang harus dia perbaiki, tapi 21 engine lain ya mungkin ada yang rusak-rusak, tp it's okelah masih bisa jalan. Maka pada 3 bulan pertama itu, yang jadi fokus 13, bukan yang 21, kalau semuanya dibetulkan bisa jatuh pesawat," jelas Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Kemen PAN dan RB, Rini Widyantini.
 
Hal itu disampaikan Rini ketika ditemui di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2015). Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi, diibaratkan Rini sebagai mekanik pesawat yang mesti membetulkan 34 kementerian itu.  
 
Maka, untuk tahap pertama, ibaratnya pesawat lepas landas hanya dengan 21 engine dari 34 engine. 13 Engine lainnya, sedang dibetulkan.
 
"Jadi itu pada 3 bulan pertama. Memang yang 3 bulan pertama ini perintah dari Perpres 165 (Perpres 165/2014 tentang Penataan Tugas dan Fungsi Kabinet Kerja), yang berisi tidak hanya memberi instruksi pada Menpan tapi juga pada kementerian lain. Ini sebagai Perpres transisi," jelas Rini.
 
Maka setelah pelantikan pada Oktober 2014 lalu, KemenPAN RB langsung bekerja, yakni menyelesaikan Perpres 13 kementerian yang perlu diperbaiki. Pembuatan Perpres untuk 13 kementerian itu memakan waktu 3 bulan, sejak November 2014 hingga Januari 2015.
 
"Kenapa harus Perpres dulu? Karena penetapan eselon I nya itu harus dengan Perpres. Bulan Januari presiden sudah menyelesaikan rancangan Perpresnya. Jadi jangan 21 kementerian dibayangin juga diperbaiki, wong engine-nya nggak rusak kok," tuturnya.  
 
Setelah Perpres yang dilaksanakan oleh KemenPAN RB keluar, maka kini soal anggaran. Untuk anggaran, maka sudah wewenang Kementerian Keuangan.
 
"Nah di sini yang miss. Kenapa kok lama banget nggak bekerja? Kok lama banget penyerahan anggaran bulan Januari, itu yang sering diributkan orang. Dalam Peppres 165 itu ada perintah kepada Menkeu untk membuat pengaturan, supaya 13 kementerian ini bekerja. Ini bisa dicek apakah sudah mengeluarkan Kementerian Keuangan. Dan itu sebetulnya bukan tugas Menpan lagi, Menpan sudah selesai dengan Perpres itu," tutur dia.  
 
Setelah Menpan mengurus pelaksanaan Perpres tentang penataan organisasi, berikutnya posisi-posisi yang kosong seperti eselon-eselon di bawah menteri mestilah diisi. Dalam tahap ini, menteri haruslah segera melakukan penawaran untuk mengajukan kandidat pengisi jabatan eselon. SDM Kemenpan RB juga sudah memintakan instruksi presiden untuk percepatan kerja, agar para menteri dipercepat untuk melakukan pengisian dirjen-dirjennya.  
 
"Tapi ternyata banyak juga kementerian yang baru mulai bulan Mei, April. Tapi kondisi ini Menpan terus yang disalahkan. Tapi sebenarnya kita sudah melakukan itu," jelas dia.  
 
"Ini sudah selesai semuanya bahkan sampai ke eselon 4, sudah ada pelantikan, sudah tak ada persoalan lagi. Jadi kalo si pengamat itu bilang belum selesai, minta buktinya yang belum selesai yang mana? Karena sampai eselon 4 sudah diselesaikan," jelas perempuan berjilbab dan berkacamata ini.
 
Lantas bagaimana dengan 21 engine alias kementerian lain yang dikatakan engine-nya nggak rusak?
 
"Semua Perpresnya sudah selesai, dan mereka pun memang ada beberapa perampingan tapi tidak bisa diberlakukan tahun ini. Kalo dilakukan tahun ini ya kacau. Perpres sudah selesai, terakhir Kemenag," jawabnya.
 
Berarti itu sudah lewat ya, tapi kenapa orang masih mempermasalahkan?
 
"Ya karena orang tidak mau baca data. Padahal di web kita sudah dijelaskan semuanya, buka aja di website," jawabnya.
Halaman 2 dari 1
(nwk/gah)


Berita Terkait