Bandit Spesialis Pecah Kaca Mobil di Pekanbaru Ditembak

Bandit Spesialis Pecah Kaca Mobil di Pekanbaru Ditembak

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 12 Agu 2015 20:47 WIB
Bandit Spesialis Pecah Kaca Mobil di Pekanbaru Ditembak
Foto: Beawiharta
Pekanbaru - Dua bandit spesialis pecah kaca mobil di Pekanbaru berhasil diringkus. Satu di antara para pelaku ditembak polisi karena berusaha kabur.

Penangkapan dilakukan pada Rabu (12/8/2015) sekitar pukul 15.30 WIB di Jl Tambusai Pekanbaru. Mereka ditangkap saat  mengintai sasarannya di depan BCA di Jl Tambusai. Bandit pecah kaca mobil ini sudah menjadi target pihak kepolisian.

"Awalnya tim patroli mencurigai gerak gerik keduanya adanya sepeda motor yang mengintai mobil lagi parkir. Lantas ditangkap tanpa perlawanan karena mereka sudah menjadi target operasi kita,"  kata
Kapolsek Sukajadi Kompol Jasamen Manurung kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua pelaku ini adalah, Herianto (30) dan Guntur (23) warga asal Bengkulu. Setelah ditangkap, keduanya diminta untuk menunjukan tempat kelompok lainnya. Lantas keduanya menunjukan rumah kedua temannya lainnya di Kecamatan Tampan.

Hanya saja saat sampai di lokasi, kedua bandit lainnya sudah kabur. Keduanya juga warga asal Bengkulu yang mencari mangsanya di Pekanbaru.

"Saat pengembangan itulah, pelaku Guntur mencoba kabur. Sudah diberikan tembak peringatan, namun tak digubris. Akhirnya dilumpuhkan dengan tembakan," kata Jasamen.

Dalam catatan pihak kepolisian, kelompok ini pada  Senin (10/8/2015) melakukan pecah kaca mobil. Sasaran mereka mobil Honda Freed warna putih yang lagi parkir di Jl Angsa. Saat itu, kelompok bandit ini berhasil membobol kaca mobil dan mengambil tas yang berisikan uang Rp5 juta.

Bersama kedua tersangka, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja warna hitam dan sejumlah uang yang diduga merupakan hasil kejahatan.

"Tersangka  Guntur merupakan seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi semester tujuh di salah satu universitas di  Bengkulu. Dia mengaku sebelumnya pernah 6 kali terlibat aksi pecah kaca bersama kelompoknya di kota Bengkulu," kata Jasamen. (cha/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads