Jokowi Sampaikan Reshuffle ke Indroyono Via Telepon

Reshuffle Kabinet

Jokowi Sampaikan Reshuffle ke Indroyono Via Telepon

Ray Jordan - detikNews
Rabu, 12 Agu 2015 18:01 WIB
Jokowi Sampaikan Reshuffle ke Indroyono Via Telepon
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Sehari sebelum reshuffle, Presiden Joko Widodo memanggil menteri-menteri yang akan diganti dan bertatap muka. Namun ada satu menteri yang tidak bisa bertemu Jokowi saat itu, yakni Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo.

Tim Komunikasi Presiden, Teten Masduki mengatakan, pemanggilan menteri-menteri yang akan diganti itu dilakukan pada Selasa (11/8) malam. Jokowi ingin menyampaikan secara langsung alasan penggantiannya.

"Jadi prosesnya, ba'da (setelah) magrib kemarin, Presiden menugaskan Pak Pratikno (Mensesneg), lalu saya ikut dampingi. Pak JK dan Pak Presiden hadir. Lalu masing-masing menteri yang akan diganti dipanggil lalu diberitahukan alasan penggantianya," ujar Teten saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hampir semua menteri yang akan diganti hadir ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Hanya Indroyono Soesilo saja yang tidak bisa menghadap Jokowi malam itu karena sedang bertugas ke Papua.

"Ya khusus untuk Pak Indroyono, itu memang sedang di Papua. Karena ingin tuntas saat ini, jadi Pak Presiden terpaksa akhirnya melakukan kontak by phone," jelas Teten.

Teten juga mengatakan, tidak satu menteri pun saat itu menolak keinginan Presiden untuk merombak kabinet, termasuk Indroyono yang sedang bertugas di Papua melepas kontingen Cartensz 2015. "Ya nggak ada lah (menolak). Kan jabatan menteri ini diberikan," tutur Teten

Diketahui, hingga Rabu (12/8) jelang pelantikan menteri baru, Indroyono masih berada di Papua untuk menuntaskan kunjungan kerjanya. Bahkan Indroyono membuat pesan perpisahan saat dalam perjalanan dari Timika, Papua menuju Jakarta dan mengirimkan kepada para koleganya di Kemenko Kemaritiman.

"Yth Bapak dan Ibu, dengan berakhirnya tugas kami sebagai Menko Kemaritiman maka kami mohon pamit, sekiranya ada khilaf, baik disengaja maupun tidak disengaja, mohon kiranya dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya. Kiranya Kabinet Kerja semakin jaya. Saya sedang transit di Denpasar, on the way from Timika to Jakarta. Salam Hormat: Indroyono Soesilo," tulis Indroyono dalam pesannya yang disebar, Rabu (12/8). (rjo/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads