"Saya baru saja pulang dari Jambi, pimpin rapat kerja daerah khusus (rakerdasus) dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Dan kemudian, begitu selesai membuka acara, saya ditelpon Ibu Ketua Umum untuk segera kembali ke Jakarta," kata Hasto di depan kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/8/2015).
Hasto menuturkan, dia hadir di rakerdasus tersebut untuk menyampaikan rekomendasi DPP PDIP dan sekaligus konsolidasi Pilkada Jambi. Untuk diketahui, Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi Edi Purwanto menjadi calon wakil gubernur, digandengkan dengan petahana Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) yang merupakan kader Partai Demokrat.
"Pilkada ini momentum penting untuk PDI Perjuangan menunjukkan komitmen kerakyatan. Calon, bersama pengurus partai mulai dari tingkat bawah dan pusat untuk turun ke bawah, menyapa rakyat. Praktik money politics harus diharamkan di pilkada. Biarkanlah rakyat berdaulat dalam memilih calon. Kader PDIP yang terbukti melakukan money politics akan diberi teguran. Partai juga menginstruksikan kepada seluruh anggota dewan termasuk anggota DPR wajib mengonsolidasi jaringan yang dimiliki di daerah pemilihannya dalam rangka memenangkan calon yang ditunjuk DPP. Ini perintah partai," tutur Hasto materi yang disampaikannya di Jambi.
Lewat Rakerdasus tersebut, PDIP, kata Hasto, ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat Jambi bahwa kemenangan pasangan HBA dan Edi Purwanto dirintis dengan kerja keras dan gotong royong.
"Partai tidak pernah bertanya berapa modal HBA untuk pilkada ini tapi kami bertanya apa komitmen HBA kepada rakyat Jambi. Partai berharap pasangan HBA-Edi Purwanto mampu membawa Jambi terdepan di Bumi Sumatera," kata Hasto seraya menerangkan acara tersebut diikuti ribuan pengurus PDIP Jambi. Hasto juga menyampaikan Megawati Soekarnoputri akan terjun menjadi jurkam di Jambi.
Pasangan HBA-Edi Purwanto diusung antara lain oleh PDIP, Partai Demokrat, PKB, Golkar versi Agung Laksono, PPP versi Djan Faridz, PKIP dan Perindo. Pasangan HBA-Edi Purwanto akan bertarung dengan calon gubernur Zumi Zola yang berpasangan dengan Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar.
Sebelum menyampaikan sambutan, Hasto bersama pasangan calon HBA-Edi Purwanto menyaksikan deklarasi sejumlah komunitas yang mendukung pencalonan Edi Purwanto.
Tak lupa dalam kesempatan itu, Hasto menitipkan pesan agar kedua calon untuk mengusung Trisakti dalam visi misinya. Karena menurut Hasto komitmen Presiden Jokowi terhadap pelaksanaan ajaran Trisakti Bung Karno bisa terwujud bila para kepala daerah mau menjalankan ajaran Trisakti.
Hasto meminta para calon kepala daerah untuk mengambil insipirasi dari kader PDIP seperti Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo dan Walikota Surabaya Tri Risma Harini yang disebutnya memiliki kepemimpinan yang merakyat.
"Bu Risma mampu membuat Kota Surabaya lebih manusiawi," katanya.
(edo/tor)










































