"Ada ribuan yang datang, ramai sekali," kata Harry Budjana, seorang pemotor yang ikut mendaftar jadi pengojek GrabBike kepada detikcom, Selasa (12/8/2015). Dia juga mengirimkan foto suasana pendaftaran pengojek GrabBike ke pasangmata.com.
Tak mudah bagi Harry untuk langsung mendaftar. Sebab yang bisa masuk ke kawasan Plaza Barat Senayan adalah mereka yang sudah mendapatkan nomor antrean terlebih dahulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harry mengatakan, persyaratan yang dipenuhi pemotor untuk menjadi anggota GrabBike antara lain adalah fotokopi KTP, KK, SIM dan pajak motor. "Kalau pendaftarannya gratis," katanya.
Harry mengaku saat ini masih bekerja di salah satu kantor di Jakarta. Dia ikut GrabBike untuk mengisi waktu luangnya sehabis bekerja. "Saya ingin menambah penghasilan di waktu luang saya. Kalau sebelumnya saya belum pernah ngojek, bari kali ini saja saya coba ikut ngojek," katanya.
Harry sempat menjepret antrean pemotor untuk bisa mendaftar GrabBike di Senayan. Terlihat para pemotor ini antre di depan gerbang Senayan yang ada di sisi barat. Terlihat juga tenda-tenda putih yang digunakan sebagai tempat pendaftaran," katanya.
GrabBike, aplikasi pemesanan ojek digital garapan GrabTaxi, diluncurkan dalam versi beta pada akhir Mei 2015. Pihak GrabTaxi Indonesia mengatakan, pesanan armada GrabBike meningkat hingga dua kali lipat dari minggu ke minggu untuk menembus kemacetan. Kehadiran GrabBike di Jakarta membuat pasar ojek online semakin ramai setelah kemunculan Go-Jek.
Harry Budjana (pasangmata.com) |












































Harry Budjana (pasangmata.com)