PPP se-Jateng Hadiri Silatnas

Perjuangkan Percepatan Muktamar

PPP se-Jateng Hadiri Silatnas

- detikNews
Kamis, 24 Feb 2005 17:05 WIB
Semarang - Untuk menjaga tegak lurusnya mekanisme partai, PPP se-Jateng bakal menghadiri acara Silaturahmi Nasional PPP yang digelar 25 - 27 Februari 2005 di Jakarta. Mereka akan memperjuangkan percepatan muktamar, bukan Muktamar Luar Biasa (MLB)."Hampir semua pengurus DPC ngontak DPW. Mereka konfirmasi soal perlu datang ke Silatnas atau tidak. Saya katakan silakan saja datang, asal tidak mengusung agenda MLB," kata Wakil Ketua DPW PPP Jateng Hisyam Alie ketika ditemui di Kantor DPRD Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Kamis (24/2/2005).Dikatakan Hisyam, PPP Jateng masih konsisten pada hasil Muskerwil yang diadakan Januari lalu. Dalam acara itu, seluruh pengurus DPC dan DPW mengusulkan percepatan muktamar pada DPP. Sehingga dalam Silatnas nanti, pihaknya juga mengusulkan hal itu.Hisyam yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng ini menambahkan, percepatan muktamar merupakan kompromi yang paling mungkin antara kader yang menginginkan MLB dengan jadwal muktamar yang masih lama. "Ini soal kesan saja sih. MLB kesannya negatif, muktamar nggak," tandasnya.Mengenai kehadiran kader PPP Jateng ke acara Silatnas, lanjutnya, DPW tidak pernah menginstruksikannya. Pasalnya, meski yang diundang hanya ketua dan sekretaris, surat undangan yang diberikan Panitia Silatnas itu tertuju pada perseorangan. Bukan organisasi."Kalau agenda percepatan muktamar gagal, maka kami akan mengajukan usul pelaksanaan Mukernas. Dalam Mukernas, semua kader bisa mengevaluasi DPP soal pelaksanaan pemilu legislatif dan presiden. Tidak perlu MLB," paparnya.PPP Jateng mengusulkan muktamar digelar paling lama tahun 2006. Hal itu dilakukan untuk memberi kesempatan pada pengurus bawah untuk melakukan regenerasi dulu. Setelah semua selesai, baru DPP yang diregenerasi."Dengan demikian, muktamar baru bisa dilakukan tahun 2006. Prinsip yang sudah kita sepakati din partai kan seperti itu. Regenerasi dari bawah terus ke pusat," demikian Hisyam Alie. (nrl/)


Berita Terkait