DPP PKS Rumuskan Strategi Pemenangan Pilkada di Solo
Kamis, 24 Feb 2005 16:48 WIB
Jakarta -
Usai pemilu legislatif dan presiden, pemilihan kepala daerah (pilkada) jadi agenda utama partai politik. Untuk merumuskan strategi pemenangan Pilkada, DPP PKS akan menggelar pertemuan di Hotel Quality Solo, Jumat besok.Pertemuan yang akan digelar hingga 28 Februari mendatang akan dihadiri PKS Wilayah Dakwah III yakni, Jawa Tengah, DIY, Sulawesi, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Irian Jaya Barat.Ketua DPP Ferry Firman Yusuf menyatakan, dalam acara itu, PKS akan merumuskan kebijakan dan strategi pemenangannya dan berupaya menempatkan para kader terbaiknya dalam Pilkada nanti. Terutama bagi daerah yang bisa melakukan pencalonan secara mandiri, yakni daerah yang perolehan suaranya lebih dari 15 persen."Kami bertekad memanfaatkan setiap peluang politik yang ada untukmemenangkan Pilkada. Seluruh mesin politik partai dari pusat hingga daerah akan dikerahkan seoptimal mungkin," tegas Ferry disela-sela persiapan acara di PKS Jateng, Jl Pusponjolo Raya Semarang, Kamis (24/2/2005).Untuk daerah yang perolehan suaranya kurang dari 15 persen, lanjutnya, PKS akan berkoalisi dengan partai lain. Koalisi itu tidak dilakukan permanen secara nasional, tapi disesuaikan dengan figur calon yang diajukan partai politik masing-masing."Dalam konteks Pilkada ini, kami memang berupaya mememenangkan kader kami. Tapi kami juga berupaya memenangkan proses demokrasi dengan menjadikan proses Pilkada sebagai momentum pembelajaran politik bagi rakyat," paparnya.Direncanakan, sejumlah tokoh nasional akan hadir dalam pembukaan Rakor ini. Di antaranya Menteri Pertanian Dr Anton Apriyanto dan Menteri Pemuda dan Olah Raga Adhyaksa Dault. Selain itu beberapa anggota DPR RI dari PKS yang memastikan akan hadir, yakni Zuber Syafawi, (Jawa Tengah), Nasir Jamil (Aceh), dan Suripto (Jawa Timur).Pada tahun ini secara nasional akan dilakukan pemilihan kepala daerah di 179 kabupaten, 36 kota, dan 11 provinsi. Sedangkan untuk Wilda III ada sekitar 70 kabupaten/kota dan tiga provinsi yang akan menggelar Pilkada. Kemungkinan pesta demorasi tersebut dilakukan serentak pada bulan Juni.
(nrl/)










































