Kawanan Rampok Berpistol Satroni Bimbel dan Sekap 3 Anak SD di Depok

Kawanan Rampok Berpistol Satroni Bimbel dan Sekap 3 Anak SD di Depok

Hendrik I Raseukiy - detikNews
Selasa, 11 Agu 2015 22:54 WIB
Kawanan Rampok Berpistol Satroni Bimbel dan Sekap 3 Anak SD di Depok
Foto: Internet
Depok - Kawanan perampok bertopeng menyatroni sebuah bimbingan belajar di sebuah rumah mewah di Perumahan Griya Telaga Permai, Kelurahan Cilangkap, Tapos, Kota Depok, Jabar. Empat orang perampok itu melancarkan aksinya di rumah milik Wang Sulin (65).

Saat menjalankan aksinya, para perampok itu menyekap 3 orang dewasa dan 4 pelajar SD dengan tali rafia. Saat kejadian, para anak SD itu tengah belajar dibimbing seorang guru mata pelajaran IPS.

Para perampok itu membawa 2 pistol rakitan dan 2 sangkur. MerekaΒ  berhasil menggasak sejumlah barang berharga seperti kalung emas senilai Rp 10 juta dan beberapa buku tabungan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga orang yang disekap itu antara lain Wang Sulin dan istrinya, Lili Natalia dan guru bimbel Supatni. Lalu ada 3 anak yang sedang belajar yaitu anak Wang Sulin bernama K (12) bersama dengan dua temannya GG (11) dan BL (8).

"Kepala saya disuruh menunduk, dengan pisau yang ditempelkan ke bagian tengkuk kepala saya. Saat perampok itu masuk, tak ada yang mendengar. Tiba-tiba saja sudah ada di dalam," kata Supatni.

Mereka belajar di ruang tamu lantai dua. Sementara kedua orang tua K, beraktivitas santai di lantai dasar. Ketika itu, pagar rumah dan pintu utama tertutup dalam kondisi tidak dikunci sehingga memudahkan kawanan ini masuk ke dalam rumah.

Para korban kemudian dikumpulkan menjadi satu di dalam sebuah kamar di lantai dua dengan diikat tali rafia yang sudah dipersiapkan pelaku.

Setelah seluruh korban diikat, pelaku dengan gampangnya mengacak-acak isi rumah korban. Tak lama kemudian, mereka lantas melarikan diri. Setelah pelaku pergi, para korban baru memberanikan diri untuk melepaskan ikatan dan meminta tolong kepada tetangga. Selanjutnya melaporkan kejadian itu ke polisi.

Sat Reskrim Polresta langsung ke TKP untuk menangani peristiwa ini. Proses pemeriksaan TKP awal langsung dipimpin oleh Kapolres Depok Kombes Pol Dwi Yono.

"Iya, kami lakukan pemeriksaan TKP. Kami kumpulan bukti dan keterangan saksi. Atau petunjuk lainnya. Pengakuan korban sejauh ini barang yang diambil pelaku yakni perhiasan kalung emas. Kami kembangkan dulu," sebut Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho, Selasa (11/8/2015).

Selain itu, Teguh juga mengatakan pelaku diketahui datang dengan mengendarai dua unit sepeda motor. Mengenai pistol yang dimiliki pelaku, Teguh menyebut masih dalam pengembangan guna memastikan apakah itu pistol sungguhan atau jenis air soft gun. Tidak ada letusan tembakan dalam peristiwa ini. (dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads