Sempat Ingin Mundur, Razman Tetap Jadi Pengacara Gubernur Gatot dan Evy

Sempat Ingin Mundur, Razman Tetap Jadi Pengacara Gubernur Gatot dan Evy

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Selasa, 11 Agu 2015 18:29 WIB
Sempat Ingin Mundur, Razman Tetap Jadi Pengacara Gubernur Gatot dan Evy
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pengacara Razman Arief Nasution sempat berujar ingin mundur sebagai kuasa hukum Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya, Evy Susanti. Namun, baru sehari berucap, Razman menarik kembali niatannya dan tetap menjadi pengacara Gatot dan Evy.

"Saya baru saja bertemu Ibu Evy dan juga koordinasi dengan Pak Gubernur. Setelah koordinasi, beliau sepakat akan konsisten dan kita akan jalan terus," kata Razman di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2015).

Razman lalu menegaskan bahwa kliennya tak akan pernah datang jika dipanggil Kejagung atas kasus Bansos. Gatot dan Evy akan buka-bukaan di persidangan kelak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Gubernur tidak akan hadiri panggilan Kejagung. Beliau tetap bertahan akan hadir kalau dipanggil KPK. Dasarnya menurut kami pokok perkaranya sama. Ini kan urusannya PTUN Rp 200 juta. Pokok perkaranya uang Rp 1 T. Kalau Evy diminta datang ke Kejagung, Evy dan gubernur tidakakan datang," jelas Razman.

"Nanti Bu Evy akan buka seluas-luasnya atas yang ia ketahui, peran apa power sharing (bagi-bagi posisi di Pemprov) di Kantor NasDem. Menurut Bu Evy ada bahas terang soal bagi-bagi itu, jadi Pak Gubernur ini digulingkan, tapi dengan cara manis ya, cara hukum," tegasnya.

Padahal, sehari sebelumnya Razman mengatakan akan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Gatot dan Evy. Razman mengaku mendapat ancaman dan intervensi.

"Saya sedang mempertimbangkan mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Pak Gatot dan Ibu Evy Susanti. Saya akan berkoordinasi dengan mereka," kata Razman kemarin.

Razman mengklaim dirinya kerap mendapat intervensi sejak menangani perkara Gatot dan Evy yang terjerat sebagai tersangka kasus suap hakim PTUN Medan. Pengacara fenomenal itu juga mengaku kerap mendapat ancaman.

"Ada yang bilang, udahlah nggak usah ditangani lahi. Kalau kerja saya dikritisi, kenapa saya menangani ini. Kalau ada yang berkeberatan dengan cara saya, silahkan saya bersedia mengundurkan diri," ucap Razman. (kha/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads