Tetesan Air Mata Andy Saat Ingat Pesan Sang Anak

Pembunuhan Asisten Presdir XL

Tetesan Air Mata Andy Saat Ingat Pesan Sang Anak

Mei Amelia R - detikNews
Selasa, 11 Agu 2015 18:23 WIB
Tetesan Air Mata Andy Saat Ingat Pesan Sang Anak
Foto: Istimewa
Jakarta - Andy Wahyudi tidak dapat menyembunyikan kesedihan dan penyesalannya yang mendalam saat mengingat anak-anaknya. Andy yang mengajarkan kedua putranya untuk jujur dalam bertutur kata, malah justru memberikan contoh yang buruk bagi buah hatinya.

Pria yang bekerja sebagai sales alat-alat kesehatan ini memendam rahasia dosa besarnya setelah membunuh teman dekatnya, Hayriantira atau Rian, kepada keluarganya. Andy juga sempat tidak mengakui jika ia telah memalsukan tanda tangan Rian untuk mengambil BPKB mobil milik Rian di sebuah showroom di Depok.

Istri dan anak-anaknya awalnya tidak tahu jika Andy melakukan pemalsuan. Bahkan sang anak sempat mendorongnya untuk berkata jujur ke polisi terkait pemalsuan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anak saya bilang, 'gimana aku mau jujur kalau Abi (panggilan anak-anak kepada Anry-red) saja tidak jujur, nggak kasih contoh ke aku'," cetus Andy menirukan perkataan anaknya sambil berurai air mata, di hadapan penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (11/8/2015).

Andy kemudian terhenti sejenak. Pikirannya menerawang jauh. Wajahnya kemudian ditengadahkan ke atas untuk menahan tangis. Kemudian ia menghapus air mata yang membasahi pipinya itu dengan tangannya.

"Setelah anak saya bilang begitu, akhirnya saya bilang ke penyidik, saya mau jujur apa adanya. Mau bilang apa adanya," kata Andy sambil kembali berurai air mata.

Dari hasil pernikahannya dengan Tika, Andy memiliki 2 orang putra, yang keduanya masih bersekolah di SMP, satu duduk di kelas 1 dan yang pertama duduk di kelas 3. Ia mengaku sangat sayang kepada anak-anaknya.

Sama halnya juga sayangnya kepada istrinya. Ia mengaku tidak pernah berniat menyelingkuhi istrinya dengan wanita lain. Bahkan pria berusia 38 tahun itu patuh kepada istrinya.

"Prinsip saya dalam hidup, tidak kasar sama perempuan dan tidak membentak perempuan. Kalau (membunuh) Rian itu, karena spontanitas saja emosional saya," tutupnya. (mei/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini