Pria yang bekerja sebagai sales alat-alat kesehatan ini memendam rahasia dosa besarnya setelah membunuh teman dekatnya, Hayriantira atau Rian, kepada keluarganya. Andy juga sempat tidak mengakui jika ia telah memalsukan tanda tangan Rian untuk mengambil BPKB mobil milik Rian di sebuah showroom di Depok.
Istri dan anak-anaknya awalnya tidak tahu jika Andy melakukan pemalsuan. Bahkan sang anak sempat mendorongnya untuk berkata jujur ke polisi terkait pemalsuan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andy kemudian terhenti sejenak. Pikirannya menerawang jauh. Wajahnya kemudian ditengadahkan ke atas untuk menahan tangis. Kemudian ia menghapus air mata yang membasahi pipinya itu dengan tangannya.
"Setelah anak saya bilang begitu, akhirnya saya bilang ke penyidik, saya mau jujur apa adanya. Mau bilang apa adanya," kata Andy sambil kembali berurai air mata.
Dari hasil pernikahannya dengan Tika, Andy memiliki 2 orang putra, yang keduanya masih bersekolah di SMP, satu duduk di kelas 1 dan yang pertama duduk di kelas 3. Ia mengaku sangat sayang kepada anak-anaknya.
Sama halnya juga sayangnya kepada istrinya. Ia mengaku tidak pernah berniat menyelingkuhi istrinya dengan wanita lain. Bahkan pria berusia 38 tahun itu patuh kepada istrinya.
"Prinsip saya dalam hidup, tidak kasar sama perempuan dan tidak membentak perempuan. Kalau (membunuh) Rian itu, karena spontanitas saja emosional saya," tutupnya. (mei/dhn)










































