"Kita mengupayakan (agar tidak ada calon tunggal), siapapun yang maju entah independen atau yang kita dukung," kata Presiden PKS Sohibul Iman di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2015).
Di Bali, pasangan I Ketut Suwandi dan I Made Arjaya kali ini memutuskan tidak melengkapi berkas hingga batas akhir di Pilkada Denpasar. Bila pasangan dukungan Golkar, Gerindra, PKS, dan Demokrat ini tak jadi maju, maka petahana IB Rai Dharmawijaya Mantra-IGN Jaya Negara menjadi calon tunggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dilihat memang tidak terlalu signifikan. Maka apa perlu Perppu?" ujar Sohibul.
Sohibul lebih mendukung solusi perpanjangan pendaftaran agar calon tunggal bisa dihindarkan. PKS merasa bertanggungjawab untuk menghindari calon tunggal itu. Solusi jangka panjangnya adalah amandemen UU Pilkada, agar masalah serupa tak terulang lagi di kemudian hari.
"Kami punya tanggung jawab untuk itu, dan berusaha keras memunculkan calon baru," kata Sohibul. (dnu/van)











































