Antisipasi Rusuh Pilkada, Polri Imbau Kandidat dan Pendukung Menahan Diri

Selamatkan Pilkada Serentak

Antisipasi Rusuh Pilkada, Polri Imbau Kandidat dan Pendukung Menahan Diri

Idham Kholid - detikNews
Selasa, 11 Agu 2015 14:44 WIB
Antisipasi Rusuh Pilkada, Polri Imbau Kandidat dan Pendukung Menahan Diri
Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Polri mengimbau kepada kandidat yang akan berkompetisi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak untuk mampu menahan diri untuk mencegah konflik dan kerusuhan. Selain sang calon, pendukung dari masing-masing calon juga diimbau untuk menahan diri dan menciptakan suasana Pilkada yang damai.

"Ya untuk seluruh kandidat, mari kita sama-sama sukseskan pemilu ini, saya berharap sesuai perintah Kapolri, semua sama-sama bisa menahan diri karena ini pesta demokrasi, jadi jangan berantem, pesta semuanya gembira, menang gembira kalah gembira," kata Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan di PTIK, Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2015).

Pengamanan pilkada tahun 2015 ini memang berbeda dengan pilkada sebelumnya. Sebab sebanyak 269 pilkada dilakukan secara serentak. Lalu, bentuk kerawanan apa yang diprediksi polisi bisa terjadi?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak, kerawannya mulai dari sabotase, money politic, kartu ganda, palsu, penghilangan kotak suara, intimidasi, serangan fajar, untuk itu kita antisipasi dengan membentuk tim khusus," ujarnya.

Terkait persiapan penanganan pilkada serentak, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti hari ini mengumpulkan Kapolda dan Kapolres seluruh Indonesia. Acara yang berlangsung hingga Jumat (14/8) itu merupakan pembekalan bagi para Kasatwil dalam melaksanan tugas penanganan nantinya.

Dalam arahannya, Badrodin meminta kepada seluruh jajarannya untuk sungguh-sungguh dan 'all out' dalam mengamankan pilkada serentak. Sebab gelaran pilkada serentak ini akan menjadi pertaruhan polri pada kepercayaan dan kemampuan polisi dalam melaksanan tugas pengamanan. (idh/slh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini