Soal Calon Tunggal di Pilkada, Jokowi: Tunggu Sampai Terakhir

Moksa Hutasoit - detikNews
Selasa, 11 Agu 2015 12:54 WIB
Foto: agung pambudhy
Jakarta - Hari ini menjadi batas akhir pendaftaran pasangan calon untuk 6 daerah yang pasangan calonnya tidak ada saingan atau tunggal. Namun Presiden Jokowi belum mau berbicara soal langkah yang harus diambil jika ada daerah yang tertunda pelaksanaan pilkada.

"Ditunggu sampai terakir, kamu jangan menanyakan sampai perpanjangan ini selesai," kata Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/8/2015).

"Antisipasi pemerintah?" tanya awak media.

"Ditunggu dulu," jawab Jokowi yang berbicara ditemani Menko PMK Puan Maharani.

Jokowi juga tidak mau berbicara opsi apa yang sudah dipersiapkan dalam Perppu. Langkah Perppu sendiri akan menjadi pilihan terakhir yang diambil Jokowi.

"Nanti, nanti, setelah ini selesai pendaftarannya, setelah perpanjangan baru kita bicara," tandasnya.

KPU menegaskan tetap akan menunda Pilkada di daerah itu ke tahun 2017, jika hingga pukul 16.00 WIB tidak ada pasangan calon yang mendaftar.

Enam Daerah tersebut adalah Kota Surabaya (Jatim), Kabupaten Tasikmalaya (Jabar), Kabupaten Blitar (Jatim), Kota Mataraman (NTT), Kota Samarinda (Kaltim), dan Kabupaten Timur Tengah Utara (NTT). Dari 6 daerah itu, Kota Surabaya dikabarkan ada pasangan calon yang akan mendaftar, yaitu pasangan Rashio dan Dimam Abror yang diusung oleh koalisi PAN dan Demokrat. Pasangan itu akan menghadapi Risma-Whisnu yang sudah lebih dulu diusung PDIP. (mok/tor)