Menurut Kadispen TNI AL Kolonel M Zainudin, Selasa (11/8/2015), diketahui kapal itu memuat bahan bakar seberat 250 ton.
"Kapal itu tanpa dilengkapi dokumen yang sah," imbuh Zainudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mencurigai, kegiatan ini ada kaitannya dengan kejadian-kejadian yang belakangan ini terjadi. Saat ini kapal sasaran sedang dikawal menuju Lanal Ranai," tutur dia. (dra/dra)











































