"Dari hasil olah TKP, korban diduga meninggal secara tidak wajar, diduga dibunuh karena ada pemberat batu bata yang diikatkan di tangan korban," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kepada detikcom, Selasa (11/8/2015).
Selain iitu, hasil visum juga menemukan ada bekas luka pada rahang korban. Diduga korban mendapat kekerasan benda tumpul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, tim dari Polda Metro Jaya bersama Polres Tangerang masih menyelidiki kasus ini. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan polisi terkait pembunuhan ini.
Mayat berjenis kelamin wanita ini ditemukan warga dis ebuah empang di Kampung Nagreg RT 04/01 Desa Sentul, Balaraja, Kabupaten Tangerang. Mayat wanita ini baru diketahui setelah empang surut, pada tanggal 24 Juni 2015.
Tidak ada identitas yang melekat di tubuh korban. Saat ditemukan, jasad korban tertelungkup dan sudah berlumuran lumpur serta nyaris tidak dikenali wajahnya. (mei/mad)











































