"Kemampuan kita dalam pengamanan diuji dan dipertaruhkan pada Pilkada tahun ini," kata Badrodin dalam pengarahannya di Auditorium PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2015).
"Seluruh jajaran harus all out, sungguh-sungguh agar pilkada berjalan sukses dan demokratis. Artinya sekuat tenaga yang kita miliki, potensi di sekitar dimanfaatkan, dikerahkan seluruhnya untuk itu. Karena itu kapolda dan kasatwil memperhitungkan itu," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pilkada ini punya kerawanan yang cukup tinggi. Saya minta kita lakukan antisipasi. Waktunya tinggal 120 hari lagi, ini tidak lama. Persiapan harus matang, tanggal 24 sudah mulai kampanye," ujarnya.
"Ini jadi penting karena jadi pertaruhan kepercayaan polri, apakah polri mampu lakukan pengamanan. Maka saya minta seluruhnya lakukan pengamanan sebaik-baiknya, tak cukup cuma posko bagus, laporannya bagus, tapi bagaimana semuanya. Memang jumlah TPS belum ada, tapi kita bisa mengacu pada pilpres lalu, jumlah TPS tidak lebih 800," pungkasnya.
(idh/dra)










































