Hal tersebut dialami oleh sejumlah Staf Kedutaan Besar Republik Indonesia di Doha, Qatar dan keluarganya pada tanggal 6 Agustus 2015 lalu. Para staf diundang oleh Duta Besar RI Doha, Bapak Deddy Saiful Hadi dan Ibu Endang Deddy Hadi untuk mengadakan kegiatan panen kurma di halaman Wisma Duta, rumah kediaman Bapak Dubes Deddy.
"Kegiatan panen kurma di halaman belakang Wisma Duta tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan KBRI Doha yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi seluruh Keluarga Besar KBRI Doha saat musim panas," ujar Staf Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Doha Armunanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana keakraban terlihat sangat kental diantara tamu undangan yang hadir layaknya seperti keluarga. Khususnya bagi Dubes Vietnam dan Istri serta Dubes Afrika Selatan yang mungkin baru mendapatkan pengalaman memanen kurma secara langsung dan memakannya tanpa dicuci terlebih dahulu sambil berfoto.
Tanpa ragu Dubes Deddy dan Ibu Endang turun langsung memotong jaring yang melindungi kurma dari serangan hama dan menyicipi rutob (kurma muda) tanpa dicuci terlebih dahulu yang diikuti oleh Dubes Vietnam dan Istri serta Dubes Afrika Selatan. Konon, kurma muda (rutop) dikenal oleh masyarakat Timur Tengah sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama ibu menyusui.
Usai sholat Maghrib, panen kurma dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang menghidangkan menu bakso. Sementara hasil panen kurma tersebut selanjutnya dibagi-bagikan ke Dubes Vietnam dan Dubes Afrika Selatan, seluruh Keluarga Besar KBRI Doha, beberapa tetangga, dan petugas keamanan yang berjaga di KBRI Doha. Panen tahun ini lebih cepat karena sepertinya cuacanya lebih panas dibandingkan tahun sebelumnya. (ega/hty)











































