Peluang Ryamizard Jadi Panglima TNI Mengecil

Peluang Ryamizard Jadi Panglima TNI Mengecil

- detikNews
Kamis, 24 Feb 2005 15:22 WIB
Jakarta - Peluang Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Ryamizard Riyacudu semakin kecil, menyusul pergantian dirinya dengan Letjen TNI Djoko Santoso. Ryamizad diperkirakan akan kandas, dan tak jadi puncuk pimpinan di TNI."Dengan turunnya Ryamizard dari posisinya sebagai KSAD, maka peluang untuk menjadi panglima TNI menjadi kecil. Bagaimanapun juga dalam proses Wanjakti, Ryamizard sudah tidak dilibatkan lagi karena sudah tidak memegang jabatan," kata pengamat politik MT Arifin saat dihubungi detikcom, melalui sambungan telepon, Kamis (24/2/2005).Peluang terbesar sekarang ini, menurut MT Arifin, ada di tangan KSAD Letjen TNI Djoko Santoso. "Memang semua yang menentukan jabatan panglima presiden. Tetapi jika dilihat dari situasi yang berkembang saat ini, peluang AD cukup besar," katanya.Ketika ditanya seputar pertemuan KSAD Ryamizard Riyacudu dengan sesepuh TNI di Balai Sudirman, Jakarta, MT Arifin belum melihat hal itu sebagai upaya menggertak Susilo Bambang Yudhoyono. "Setahu saya pertemuan KSAD dengan para seniornya di lingkungan darat sudah menjadi tradisi. KSAD hampir setiap tahun adakan itu. Mungkin saja untuk konsolidasi internal," katanya.Meski peluang AD cukup besar menjadi Panglima TNI, AU juga mempunyai peluang besar. "Apalagi jika dilihat Djoko Suyanto angkatan 1973, peluangnya cukup besar juga. Sekarang bola ada ditangan presiden," imbuhnya. (jon/)



Berita Terkait