"Betul, ada ancaman lewat SMS. Tersangka juga katakan ada SMS dari seseorang, itu kami kembangkan. Masalahnya saat ini SMS itu tidak terkorelasi dengan pembunuhan Rian," ungkap Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti kepada wartawan di ruangannya, Senin (10/8/2015).
Krishna menegaskan, SMS ancaman yang ditujukan kepada keluarga Rian itu belum ada benang merahnya dengan pembunuhan yang dilakukan oleh Andy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dari hasil pemeriksaan Andy, belum ada indikasi pelaku lainnya. Andy sejauh ini masih mengaku jika pembunuhan itu dilakukannya seorang diri, tanpa ada permintaan dari pihak manapun.
Sementara itu, Yudi Wijayakusuma mengaku, pihak keluarga Rian sempat menerima ancaman dari seseorang yang tidak dikenal, beberapa bulan lalu saat Rian dinyatakan hilang.
"Kami tidak bisa ungkap ancaman itu dari siapa, tetapi ini sudah kami sampaikan ke penyidik dan biar penyidik yang bekerja," ungkap Yudi saat dihubungi detikcom, Minggu (9/8) kemarin.
(mei/faj)











































