"Mohon doa dan dukungan dari teman media agar tidak mempercayai dan mengutip ucapan pelaku bulat-bulat di media dan membuat opini publik yang salah dan membuat citra yang negatif tentang kakak saya," kata adik kandung Rian, Atiek Hartaty, kepada detikcom, Senin (10/8/2015).
Atiek mengatakan Rian sosok yang baik dan tidak seperti yang disebut-sebut Andy. Menurut Atiek kakaknya merupakan korban pendzoliman, dia berharap publik jangan menghakimi Rian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga berharap agar pernyataan pelaku yang masih terus digali kebenarannya oleh kepolisian bisa memberikan petunjuk yang baru. Selama belum ada bukti pasti, Atiek berharap publik jangan menyudutkan kakaknya.
"Dengan mempercayai fitnah-fitnah yang disebutkan oleh pelaku disertai perkataan-perkataan buruk, menghina, menggunjing dan mentertawakan, saya rasa tidak ada bedanya dengan perbuatan pelaku," katanya. Atiek mengaku pernah bertemu Andy sekali, dia tidak begitu mengenal sosok Andy.
"Mohon doanya untuk kakak saya. Keluarga besar kami masih berduka," tambahnya.
Rian yang merupakan Asisten Presdir XL diketahui tewas dibunuh teman dekatnya Andy Wahyudi di Hotel Cipaganti, Garut akhir Oktober 2014 lalu. Dalam pra rekonstruksi yang digelar polisi Jumat (7/8/2015) kemarin Rian tewas karena dibekap bantal oleh Andy. Rian lalu dilucuti pakaiannya dan ditenggelamkan di kolam air panas yang ada di kamar mandi kamar.
Dalam pemeriksaan polisi, Andy mengaku membunuh Rian karena kesal dibilang homo saat dia menolak diajak berhubungan intim oleh Rian. Andy juga mengaku, ia lebih kesal lagi lantaran Rian 'mengancam' tidak akan suport Andy lagi untuk kerjasama dengan XL.
(slm/mad)











































