Semangat Islah Permanen Golkar, Priyo undang Ical dan Agung ke Mubes MKGR

Semangat Islah Permanen Golkar, Priyo undang Ical dan Agung ke Mubes MKGR

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 10 Agu 2015 13:10 WIB
Semangat Islah Permanen Golkar, Priyo undang Ical dan Agung ke Mubes MKGR
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) mendorong islah permanen Golkar. Ketua Umum Ormas MKGR Priyo Budi Santoso pun mengundang Ketua Umum Golkar dari kedua kubu, Agung Laksono dan Aburizal Bakrie ke pembukaan Mubes MKGR.

Agung dan Ical diundang untuk memberikan pidato pada pembukaan Musyawarah Besar MKGR pada Rabu (12/8) malam. Mubes MKGR sendiri digelar 12-14 Agustus 2015 di Hotel Savoy Homann Bandung.

"Mubes Ormas MKGR digelar di Hotel Savoy Homann Bandung pada 12-14 Agustus. Kami mengundang Bang Ical dan Mas Agung untuk menghadiri acara pembukaan. Kami undang beliau berdua dalam posisi penting beliau sebagai Ketua Umum Partai Golkar," kata Priyo kepada wartawan di Jakarta, Senin (10/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Priyo berharap kedua tamu istimewa itu bersedia hadir. Undangan sebagai tamu kehormatan itu disampaikan sendiri oleh Priyo didampingi para pengurus inti MKGR.

"Undangan akan saya sampaikan langsung didampingi Sekjen dan panitia inti. Tentu kami harap kesediaan beliau untuk hadir dan memberikan pidato dalam pembukaan Mubes MKGR," kata Priyo.

Selain Agung dan Ical, Priyo juga mengundang dua ketua dewan pertimbangan Golkar dari kedua kubu yakni Siswono Yudohusodo dan Akbar tandjung. Keduanya  kebetulan juga dewan kehormatan Ormas MKGR.

Lalu kenapa forum Mubes yang juga bakal jadi ajang pemilihan Ketum MKGR ke depan dijadikan ajang pertemuan para pemimpin Golkar dari kedua kubu? Rupanya Priyo punya harapan besar agar Golkar lekas bersatu kembali lewat islah permanen.

MKGR mengapresiasi upaya yang dilakukan para senior Golkar dan yang paling terakhir upaya islah yang diinisiasi Jusuf Kalla untuk rekonsoliasi terbatas Partai Golkar dalam menghadapi Pilkada serentak.

"Kami angkat topi ikhtiar pak JK ini dan sudah seharusnya kita jadikan sebagai pintu masuk menuju islah yang tak terbatas alias islah permanen. MKGR sebagai ormas pendiri Golkar ikut berkewajiban mengawal penuh upaya penyatuan kembali berbagai perbedaan dan persengketaan yang sekarang sedang melanda partai Golkar. MKGR berada di ujung terdepan mengawal jalannya rekonsiliasi yang tak terbatas," pungkasnya. (van/bpn)


Berita Terkait