PDIP Minta Terobosan Pilkada, Pemerintah Menunggu Pendaftaran Ditutup

Selamatkan Pilkada Serentak

PDIP Minta Terobosan Pilkada, Pemerintah Menunggu Pendaftaran Ditutup

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 10 Agu 2015 12:06 WIB
PDIP Minta Terobosan Pilkada, Pemerintah Menunggu Pendaftaran Ditutup
Foto: Mendagri Tjahjo dan Ketum PDIP Megawati (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - PDIP meminta terobosan pemerintah karena hingga hari kedua perpanjangan waktu pendaftaran, belum ada partai yang berani menantang calon tunggal. PDIP pun meminta pemerintah membuat terobosan, namun pemerintah masih menunggu hingga masa pendaftaran ditutup.

"Kita tunggu dulu sampai hari terakhir batas waktu pendaftaran tahap ketiga," kata Mendagri Tjahjo Kumolo saat dikonfirmasi detikcom, Senin (10/8/2015).

Sebelumnya KPU memperpanjang masa pendaftaran calon kepala daerah selama 3 hari dan akan berakhir besok (11/8). Tetapi hingga hari ini belum ada yang mendaftar. Akibatnya 7 wilayah yang masih bercalon tunggal tetap terancam ditunda hingga 2017.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alih-alih bertambah, pasangan calon di Kota Denpasar malah berkurang karena pasangan I Ketut Suwandi - I Made Arjaya tak melengkapi berkas. Sehingga wilayah yang Pilkada-nya terancam ditunda bertambah 1 lagi.

"Kita tunggu sampai hari terakhir, nanti akan diambil keputusan bersama," imbuh Tjahjo.

Sebelumnya Ketua Bapilu PDIP Surabaya Adi Sutarwijono meminta pemerintah mengeluarkan terobosan. Adi khawatir nantinya pasangan Tri Rismaharini-Wisnu Sakti tak mendapat lawan dan terpaksa harus menunggu sampai 2017.

"Satu satunya harapan kita hanya ke pemerintah untuk mencari terobosan hukum apakah calon tunggal diakomodir atau ditunda," ungkap Adi kepada detikcom. (bag/van)


Berita Terkait