Didesak Ibunda Rian dan Anak, Begini Jalan Panjang Andy Akui Pembunuhan

Pembunuhan Asisten Presdir XL

Didesak Ibunda Rian dan Anak, Begini Jalan Panjang Andy Akui Pembunuhan

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 10 Agu 2015 11:25 WIB
Didesak Ibunda Rian dan Anak, Begini Jalan Panjang Andy Akui Pembunuhan
Foto: Istimewa
Jakarta - Lidah Andy Wahyudi (38) seakan kelu saat dihujani pertanyaan oleh Rukmila (54). Wanita asal Brebes, Jawa Tengah itu terus-menerus menanyakan keberadaan putrinya, Hayriantira alias Rian (37), wanita yang terakhir bekerja sebagai asisten presiden direktur XL.

Enam bulan Rukmila mencari tahu keberadaan Rian. Sejumlah teman, kerabat, hingga keluarga mantan suami Rian, tidak luput dari pencarian informasi. Hingga akhirnya, Rukmila memiliki firasat untuk menemui Andy, sosok pria yang dikenal sebagai teman dekat Rian.

"Dulu pernah nemuin saya di rumah di Jatibening. Ibu (Rukmila) menanyakan sama saya di mana Rian," tutur Andy kepada detikcom, Senin (10/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rukmila mencurigai Andy memiliki kaitan erat dengan hilangnya Rian saat itu. Saat Andy ditemui di rumahnya, Rukmila melihat ada mobil Rian di situ. Feeling seorangi ibu kian kuat setelah melihat fakta mobil anaknya ada dalam penguasaan Andy saat itu.

"Saya waktu itu cuma bilang ke ibunya, saya juga sudah tidak ketemu sama Rian. Saya cuma bilang saya sudah 6 bulan nggak ketemu, mobil Rian sudah dijual kepada saya," kata pria beranak dua ini.

Yakin adanya keterlibatan Andy dalam hilangnya Rian, Rukmila kemudian melapor ke Polda Metro Jaya pada tanggal 14 April 2015 lalu. Dari penelusuran polisi atas mobil Rian, ditemukan petunjuk. Andy ternyata memalsukan surat kuasa untuk mengambil BPKB Rian di showroom Depok, Februari 2015 lalu.

Andy kemudian ditangkap Unit I Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas kasus pemalsuan. Selama penyidikan kasus pemalsuan, polisi menginterogasi Andy soal keberadaan Rian. Namun Andy membungkam.

"Saya waktu itu memang belum mengaku karena saya takut dipenjara kalau bilang saya telah membunuh Rian," tuturnya.

Andy juga sempat didorong oleh anaknya untuk mengakui perbuatannya, apa adanya ke polisi. "Tetapi waktu itu saya juga belum berani untuk mengatakan soal Rian," imbuhnya.

Bahkan selama 2 pekan ditahan setelah penangkapan itu, Andy masih belum angkat bicara soal Rian. Hingga akhirnya penyidik memfasilitasi Andy untuk bicara empat mata dengan Rukmila.

"Pada saat itu malam Sabtu, saya dipertemukan dengan ibunya Rian. Saya sempat menangis, dan berpelukan dengan ibunya Rian," ungkapnya.

Dalam perbincangan 4 mata itu, pertanyaan Rukmila kepada Andy hanya satu, yaitu 'di mana Rian'. Andy saat itu meminta waktu kepada Rukmila agar didampingi pengacaranya atau kakaknya. Namun Rukmila menolak, dengan alasan, perbincangan itu tidak ada kaitannya dengan kasus pemalsuan Andy. Rukmila juga tidak ingin kakak Andy mencampuri urusan dia dengan Andy soal keberadaan Rian.

"Kemudian saya meminta waktu sampai Rabu, baru saya mau bicara," imbuhnya.

Akhirnya, dengan sabar hati, Rukmila pun memenuhi keinginan Andy. Hingga pada saat tiba, Rabu itu, Andy kembali berbicara empat mata dengan Rukmila. Kali ini, Andy terbuka kepada Rukmila, menyatakan bahwa Rian sudah meninggal karena telah dibunuhnya di Hotel Cipaganti, Garut.

"Waktu itu saya mengulur waktu karena saya butuh kekuatan yang besar untuk mengakui perbuatan saya. Karena saya tahu risikonya, saya bakal dipenjara atas kasus pembunuhan," tutupnya. (mei/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini