Dalam keterangan yang disampaikan VP of Marketing, Go-Jek Indonesia Pingkan Irwin, Senin (10/8/2015), pelatihan itu meliputi teori-teori berkendara seperti defensive riding, keamanan dan kenyamanan dalam berkendara serta teknik-teknik lainnya yang lebih spesifik.
Setelah mengikuti pelatihan tersebut setiap pengendara GO-JEK diharuskan untuk melakukan ujian praktik. Pelatihan ini dilakukan PT Go-Jek Indonesia (Go-Jek) bersama dengan Rifat Drive Labs (RDL).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RDL adalah konsultan keselamatan berkendara yang berdiri pada1 November 2014, yang berfokus pada pelatihan mengemudi secara aman bekerjasama dengan Go-Jek dalam Street Smart Program.
"Keselamatan penumpang dan pengendara adalah prioritas utama kami di Go-Jek. Kerjasama Go-Jek dengan Rifat Driver Labs adalah salah satu usaha kami dalam meningkatkan standar mengemudi para pengendara kami. Kami percaya, pelatihan ini akan meningkatkan kesiagaan para Driver kami dalam mengontrol keselamatan diri, keselamatan penumpang dan keselamatan berkendara secara menyeluruh," ujar Rohan Monga, Chief of Operations Go-Jek.
Go-Jek Street Smart Program akan diadakan di daerah Jakarta selatan dengan harapan program ini akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang serta pengendara Go-Jek. (dra/dra)











































