Kabut Asap Tebal, Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu

Kabut Asap Tebal, Penerbangan di Bandara Pekanbaru Terganggu

- detikNews
Kamis, 24 Feb 2005 12:58 WIB
Pekanbaru - Kabut asap semakin tebal menyebabkan jadwal penerbangan di Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru tergangu. Jarak pandang antara 200-500 meter menyebabkan seluruh penerbangan ditunda 1-3 jam. Keterangan disampaikan oleh Kepala Divisi Operasi Bandara Sultan Syarif Kasim Pekabnaru, Sabar Tarigan kepada detikcom saat ditemui di kantornya, komplek Bandara Sultan Syarif Kasim, Kamis (24/2/2005).Lebih lanjut Sabar Tarigan mengatakan seluruh penerbangan yang seharusnya mendarat di Pekanbaru tertunda beberapa jam. Merpati Airlines dari Medan, seharusnya mendarat pukul 07.30 Wib, tertunda hingga pukul 08.15 Wib. Jatayu Airlines dari Medan yang seharusnya mendarat pada pukul 07.45 Wib menjadi pukul 08.30 Wib. Garuda dari Jakarta yang seharusnya mendarat pada pukul 08.25 Wib , menjadi pukul 09.00 Wib. Batavia Air dari Jakarta, seharusnya mendarat pukul 08.45 menjadi pukul 9.15 Wib.Menurut Sabar, dari pengakuan sejumlah pilot, mereka mengeluhkan akibat kondisi asap di mana ketika ketinggian 3000 kaki sampai 2000 kaki menjelang landasan sama sekali tidak terlihat. Pilot baru bisa melihat pendaratan saat mendekati 1000 kaki. Sehingga para pilot harus dipandu dengan menggunakan radar untuk bisa mendarat. Selain itu, menurut Sabar, kondisi jarak pandang kurag 500 meter sangat bahaya dan sangat memungkinkan tingkat kecelakan tinggi. Namun pihak bandara tidak berhak melakukan penutupan hanya karena cuaca dan kabut asap. Guna mengantisipasi rawan kecelakaan ini, pihak bandara telah mengerahkan pemadan kebakaran dengan kemampuan mengamankan pesawat Boing 737-400. Yaitu dengan mengerahkan 7 unit mobil pemadan kebakaran, dengan isi air 21 ribu liter. (jon/)


Berita Terkait