Surabaya adalah 1 dari 7 daerah yang pendaftarannya diperpanjang karena hanya memiliki calon tunggal. Di masa pendaftaran pertama yaitu tanggal 26-28 Juli 2015, hanya Risma dan bakal calon wakilnya, Wishnu Sakti Buana yang mendaftar. Saat pendaftaran diperpanjang pada tanggal 1-3 Agustus 2015, satu bakal calon muncul yaitu Dhimam Abror dan Haries Purwoko. Tetapi, pasangan itu mendadak batal mendaftar dengan diwarnai drama 'hilangnya' Haries.
Kini, pendaftaran telah dibuka lagi selama 3 hari. Perpanjangan mulai tanggal 9-11 Agustus 2015 ini dilakukan sesuai rekomendasi Bawaslu. Namun, hari pertama ini belum dimanfaatkan oleh bakal calon. Hanya saja, belum ada pasangan yang menunjukkan nyali untuk menantang Risma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya di Surabaya, 6 daerah lain juga belum memiliki calon baru. Bila hingga 11 Agustus 2015 pukul 16.00 tetap tidak ada yang mendaftar, maka Pilkada di 7 daerah itu akan diundur ke 2017.
PAN dan Partai Demokrat yang sebelumnya mengusung Dhimam Abror-Haries Purwoko memastikan akan kembali mengusung calon di perpanjangan pendaftaran ini. Kali ini, Haries yang sebelumnya 'menghilang' tak akan diusung lagi. Pendamping Dhimam Abror pun masih dicari.
Dhimam Abror juga mengaku sudah berkomunikasi dengan PAN dan Partai Demokrat. Siapa pendamping dan kapan akan mendaftar, dia masih menunggu keputusan dari partai yang mengusungnya.
"Saya tunggu partai politik pengusung saya. Bagi saya, tinggal menunggu perintah saja," kata Dhimam saat dihubungi, Minggu (9/8) malam.
Pintu KPU masih terbuka selama dua hari, yaitu hari ini dan besok. Pertanyaan pun mengemuka, adakah yang punya nyali untuk menantang Risma di Surabaya?
(imk/yds)











































