"Muktamar NU ke-3 di Jombang kemarin secara hukum sah dan mengikat. Tidak perlu lagi ada yang mempertanyakan," katanya di depan ribuan peserta Halal bi Halal Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah Kaafah (P4SK), seperti tertulis dalam keterangannya, Minggu (9/8/2015).
Acara ini digelar di Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang dan dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri KH Nurul Huda Djazuli (Gus Dah), Ketua PBNU Prof Dr KH Said Agil Siradj, Ketua Panitia KH Muh Yusuf Chudlori, dan seluruh pengasuh pondok pesantren yang tergabung dalam P4SK serta para pejabat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tunggu kerja Pak Said memimpin NU ke depan," ujarnya.
Gus Dah juga menyampaikan hal senada. Menurunya, terpilihnya Rois Am KH Ma'ruf Amin dan Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj adalah pasangan ideal untuk bisa membawa NU lebih bermanfaat bagi bangsa Indonesia.
"Sejak awal, apalagi saat AHWA yang dipimpin Beliau Mbah Maimun rapat, saya sudah berangan-angan dan bercita cita, semoga saja yang terpilih Kiai Ma'ruf Amin dan Kiai Said. Ternyata angan angan saya dikabulkan Allah. AHWA memilih kiai yang tepat untuk memimpin NU," katanya.
(mok/imk)











































