Mbah Moen: Muktamar NU Jombang Sah dan Mengikat, Jangan Dipertanyakan

Mbah Moen: Muktamar NU Jombang Sah dan Mengikat, Jangan Dipertanyakan

Moksa Hutasoit - detikNews
Minggu, 09 Agu 2015 23:28 WIB
Mbah Moen: Muktamar NU Jombang Sah dan Mengikat, Jangan Dipertanyakan
Foto: Christie Stefanie
Jakarta - Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang, KH Maimun Zubair angkat bicara terkait dinamika Muktamar NU yang masih berlanjut. Pria yang akrab disapa Mbah Maimun ini menegaskan Muktamar NU sah.

"Muktamar NU ke-3 di Jombang kemarin secara hukum sah dan mengikat. Tidak perlu lagi ada yang mempertanyakan," katanya di depan ribuan peserta Halal bi Halal Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah Kaafah (P4SK), seperti tertulis dalam keterangannya, Minggu (9/8/2015).

Acara ini digelar di Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang dan dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri KH Nurul Huda Djazuli (Gus Dah), Ketua PBNU Prof Dr KH Said Agil Siradj, Ketua Panitia KH Muh Yusuf Chudlori, dan seluruh pengasuh pondok pesantren yang tergabung dalam P4SK serta para pejabat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mbah Maimun selaku sesepuh AHWA, apa yang diputuskan dalam muktamar harus segera dijalankan. Pasalnya semua keputusannya merupakan produk hukum dan organisasi.

"Kita tunggu kerja Pak Said memimpin NU ke depan," ujarnya.

Gus Dah juga menyampaikan hal senada. Menurunya, terpilihnya Rois Am KH Ma'ruf Amin dan Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj adalah pasangan ideal untuk bisa membawa NU lebih bermanfaat bagi bangsa Indonesia.

"Sejak awal, apalagi saat AHWA yang dipimpin Beliau Mbah Maimun rapat, saya sudah berangan-angan dan bercita cita, semoga saja yang terpilih Kiai Ma'ruf Amin dan Kiai Said. Ternyata angan angan saya dikabulkan Allah. AHWA memilih kiai yang tepat untuk memimpin NU," katanya.

(mok/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads