Dikira Tabung Gas, Bom Diduga Peninggalan Perang Dunia II Nyaris Dijual

Dikira Tabung Gas, Bom Diduga Peninggalan Perang Dunia II Nyaris Dijual

Asrar Yusuf - detikNews
Minggu, 09 Agu 2015 23:04 WIB
Dikira Tabung Gas, Bom Diduga Peninggalan Perang Dunia II Nyaris Dijual
Ilustrasi Bom Perang Dunia (Foto: EnolaBrain/Thinkstock)
Manado - Bom aktif berbobot 250 kg ditemukan di bekas perumahan Pertamina Kelurahan Wenang Selatan Kecamatan Wenang Manado. Bom yang diduga peninggalan perang dunia ke-II ini ditemukan pada proyek pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Bom ini ditemukan operator eskavator, Hendra Kalesaran (32), saat menggali lobang penampungan bahan bakar minyak (BBM) di kedalaman 4 meter. Bom dengan panjang 150 cm dan berdiameter 45 cm itu terantuk bucket, dan diangkat ke permukaan, Minggu (9/8/2015) sekitar pukul 12.30 WITA.

"Awalnya saya kira tabung gas besar dan akan dijual ke tempat besi tua. Jadi saya simpan dulu lalu meneruskan pekerjaan," ujar Hendra kepada detikcom, Minggu (9/8/2015) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berkali-kali ia harus memindahkan benda bulat lonjong itu, dan terakhir disimpannya di samping pohon mangga dekat lobang yang digalinya. Namun setelah melihat dengan seksama, niat memotong benda itu pun muncul untuk membuat lonceng yang akan dipakai di gereja.



"Saya kaget waktu pengawas proyek mendekati dan bilang, awas! itu bom," kata warga Desa Sea Jaga I Kecamatan Pineleng, Minahasa ini ketika sedang membersihkan benda itu dari bekas tanah.

"Pengawas proyek lalu menelpon ke Polsek Wenang untuk memberitahu penemuan benda itu," tambahnya.

Dari pantauan detikcom, Polresta Manado langsung bergerak bersama tim Jihandak Brimob Polda Sulut, mengamankan lokasi. Bahkan proses evakuasi harus berlangsung hingga malam hari untuk memindahkan bom itu dan dibawa ke Markas Brimob Polda Sulut.

Untungnya, meski lokasi penemuan bom itu berada di pusat kota, tidak sampai menghebohkan. Aparat kepolisian dengan cepat menutup akses masuk ke dalam lokasi pembangunan SPBU itu.

Sementara Wakapolresta Manado, AKBP Enggar Broto Seno saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan bom itu. Tapi ia belum bisa memastikan jenis bom yang ditemukan itu. "Yang pasti ini bom explosif dengan daya ledak sangat besar," terangnya.

(imk/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads