Salah satu keluarga yang sangat berat kehilangan adalah ibunda, Rukmila (54). Meski mengaku ikhlas, tetapi kepergian Rian dengan tidak wajar ini membuatnya berduka. Di pusara sang ananda, Rukmila mengucap doa.
"Istirahat yang tenang ya Rian, semoga diterima di sisi Allah SWT, dilapangkan jalannya menuju surga, ampuni segala dosa-dosanya," doa Rukmila saat pemakaman seperti ditirukan Yudi Wijayakusuma, paman Rian kepada detikcom, Minggu (9/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang datang banyak, yang mensalatkan jenazah saja sampai penuh masjidnya," imbuhnya.
Setelah disalatkan, jenazah Rian langsung dibawa ke pemakaman umum. Di situ, jenazah Rian dikebumikan di pemakaman khusus keluarga besar.
Penguburan jenazah Rian di Brebes, Jateng ini dihadiri ratusan warga. Keluarga, kerabat, teman dekat, rekan-rekan di kantor hingga pejabat setempat juga menghadiri pemakaman Rian.
"Ada Camat, Kapolsek, Dandim datang. Dari XL juga datang, ada sekitar 20 orang yang datang, mereka bawa karangan bunga juga," tutupnya.
Rian diketahui tewas dibunuh di Hotel Cipaganti, Jl Raya Cipanas, Tarogong, Garut pada tanggal 30 Oktober 2014. Ini diketahui setelah polisi menangkap dan menahan Andy Wijaya, tersangka pembunuh, atas kasus pemalsuan dokumen untuk mengambil BPKB Rian.
(mei/erd)










































