Kalapas Lowokwaru: 9 Napi Terorisme Dipindah karena Berselisih dengan Sipir

Kalapas Lowokwaru: 9 Napi Terorisme Dipindah karena Berselisih dengan Sipir

Muhammad Aminudin - detikNews
Minggu, 09 Agu 2015 12:53 WIB
Kalapas Lowokwaru: 9 Napi Terorisme Dipindah karena Berselisih dengan Sipir
Suasana pemindaha napi Sabtu malam (Foto: Aminudin/detikcom)
Malang - 9 Napi terorisme Lapas Kelas I Lowokwaru, Malang, mendadak dipindah ke lapas lain, Sabtu (8/8) malam. Alasannya, mereka terlibat perselisihan dengan petugas lapas.

Kalapas Kelas I Lowokwaru Enny Purwaningsih mengatakan, permasalahan berawal dari salah seorang narapidana mengamuk saat ditegur petugas. Saat itu waktu jam besuk hampir habis. "Petugas sudah mulai bersih-bersih dan mengingatkan para narapidana. Ketika itulah salah seorang narapidana tidak menerima," terangnya kepada wartawan di Lapas Kelas I Lowokwaru Jalan Asahan, Malang, Minggu (9/8/2015).

Dia menjelaskan, di ruang besuk ada sekitar 8 narapidana dan 12 pengunjung. Teguran petugas mengundang reaksi narapidana lain yang berada di ruang besuk. Namun situasi berhasil diredam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Enny memastikan situasi Lapas kondusif. Para narapidana yang dipindahkan bisa menerima untuk menempati lapas baru. "Ini demi keamanan, pemindahan dilakukan," tegasnya.

Dalam keseharian, menurut Enny, para narapidana terorisme tersebut sulit berkomunikasi dengan warga binaan lain. Mereka terkesan menjaga jarak hingga selalu mengundang permusuhan. "Mereka cenderung membentuk kelompok sendiri, bisa dikatakan sulit untuk bersosialisasi," ujar Enny.

Enny enggan menjabarkan identitas para napi. Hanya saja, satu di antaranya kasus terorisme yakni Maksum alias Acum. Ke-9 napi tersebut dipindahkan dengan pengawalan ketat oleh polisi ke Lapas Madiun, Porong, Pamekasan, Probolinggo, dan Lumajang. (bdh/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads