"Justru sebetulnya salah orang yang menilai pembuat komik itu disebut nggak memiliki kerjaan. Dengan komik, anak-anak muda kita dapat mengangkat Indonesia di kancah dunia," ujar Risma saat mengisi acara di Popcon Asia 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Jaksel, Sabtu (8/8/2015).
Menurutnya, para komikus Indonesia dapat membuat komik sesuai karakter komik di Indonesia. Alur ceritanya pun dapat mencontoh sejarah-sejarah di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski disibukkan dengan kegiatannya sebagai Walikota Surabaya, wanita yang akrab disapa Risma ini mengaku juga kerap membaca komik. Komik-komik Indonesia menjadi bacaan kegemarannya.
"Semua mungkin nggak ada yang tahu saya dari kecil sudah mulai membaca, bacaan saya itu komik, sampai sekarang juga masih baca. Mulai komik apa saja saya baca ada si Buta dari Gua Hantu dan Gundala Putra Petir," ucap Risma.
Saat kecil, Risma mengaku sering sakit-sakitan dan hanya berdiam diri di rumah. Sehingga kegiatan yang sering dia lakukan saat sakit yakni membaca komik.
"Kebetulan saat saya kecil saya itu sakit-sakitan. Kegiatan saya ya baca komik. Kalau hari Sabtu itu saya bisa baca komik. Pulang sekolah saya langsung ke persewaan komik, sewa komik (tumpukannya) sampai 1 meter tingginya, selesai baca nanti komik dikembalikan lagi. Terus nanti sewa lagi," ungkap politisi PDIP ini. (fan/nwy)











































