Banjir Surut, Warga Code Yogya Bersihkan Rumah

Banjir Surut, Warga Code Yogya Bersihkan Rumah

- detikNews
Kamis, 24 Feb 2005 11:43 WIB
Yogyakarta - Setelah banjir akibat meluapnya Kali Code surut, warga Yogyakarta yang menjadi korban banjir, kini telah kembali ke rumah masing-masing. Mereka mulai membersihkan rumah dan kerja bakti membersihkan gang-gang dari genangan lumpur. Sedikitnya, lebih dari 10 kampung di lima kecamatan di Kota Yogyakarta yang parah terkena luapan air kiriman dari kawasan lereng Merapi itu. Namun hingga kini, belum diketahui secara persis jumlah kerugian yang diderita warga akibat banjir tersebut.Akibat banjir yang terjadi pada hari Rabu (23/2/2005) petang kemarin, selain sempat merendam ratusan rumah di sepanjang Code, banjir juga mengakibatkan jebolnya jembatan di Dusun Grenjeng, Dusun Karangmojo, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman.Selain itu, empat rumah di di bantaran sungai Kladuhan Dusun Mlandhangan Minomartani Ngaglik Sleman juga roboh diterjang banjir. Akibat robohnya jembatan, satu orang warga Dirjo Suwito (50) warga Pronanggan Purwomartani tewas terperosok ke sungai bersama sepeda motornya. Beberapa kampung yang sempat terkena banjir, antara lain kampung Ledok Jogoyudan Kelurahan Gowongan Kecamatan Jetis, Ledok Terban dan Ledok Kotabaru Kecamatan Gondokusuman. Selanjutnya Ledok Gemblakan Bawah dan Ledok Cokrodirjan Kecamatan Danurejan, Ledok Jagalan Beji Kecamatan Pakualaman dan ledok Sayidan Kecamatan Gondomanan.Berdasarkan pemantauan detikcom, Kamis (24/2/2005), ratusan warga Code yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Code terlihat membersihkan perabotan rumah seperti meja, kursi, tempat tidur dan perkakas dapur, yang sempat terendam air.Sementara itu warga yang berdekatan dengan tanggul sungai, tampak menyedot sumur mereka dengan pompa-pompa air, karena sumur kemasukan air bah itu. Gang-gang kampung di sepanjang bantaran Code juga dipenuhi warga yang menjemur perabotan rumah dan membersihkan lorong gang dari genang lumpur.Beberapa meja dan tenda warung makan yang ada di tanggul permanen pinggir Code yang sehari-harinya dipakai untuk berjualan, banyak hilang dan rusak akibat terseret arus. Bahkan beberapa kandang ayam milik warga yang ada di dekat dan di bawah tanggul juga hanyut."Kandang beserta 5 ekor ayam saya juga hilang terbawa banjir. Kandang tadi pagi saya temukan 100 meter dari rumah tapi ayamnya sudah tak ada," kata Sukijo warga Ledok Jogoyudan.Menurut Sukijo, saat air mulai meluap dirinya hanya menyelamatkan perabot elektronik, surat-surat penting dan pakaian. Sedangkan perabotan lain seperti meja kursi ruang tamu dan kasur rumah basah karena air sempat masuk ke rumah setinggi 1 meter. Lumpur yang masuk ke dalam rumah hingga setebal 5-10 cm. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads