"Negara berhasil itu memiliki sumber daya manusia yang kreatif. Maka saya mendorong anak-anak muda bahkan dari anak-anak SD untuk bisa berpikir kreatif," ujar Risma saat mengisi acara di Popcon Asia 2015 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (8/8/2015).
Popcon Asia merupakan festival pop culture tahunan terbesar di Asia untuk konten industri kreatif, terutama komik, mainan, film, dan animasi dari beberapa kreator lokal dan internasional. Hal ini bertujuan mengembangkan hak kekayaan intelektual para kreator Indonesia dan mempromosikan ke dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Guru-guru saya kirim ke suatu negara yang di dunia ini bisa berhasil industri kreatifnya. Setiap tahun saya kirim guru 60 orang ke negara yang punya industri kreatif bagus. Untuk bisa memberikan ilmu ke murid untuk bebas mengembangkan kreatifitas," terangnya.
Risma menekankan, sejak kecil anak-anak harus dibekali untuk dapat mengembangkan kreatifitasnya. "Anak-anak itu jadi saat mereka dewasa mereka bisa memilih mau menjadi seperti apa. Asal itu positif akan saya berikan ke anak-anak saya dari Surabaya," ucapnya.
"Potensi mereka (anak-anak) selama ini tersembunyi, orangtuanya bilang nggak boleh ini nggak boleh itu. Setelah diajarkan sesuatu mereka bebas bisa mengekspresikannya," kata Risma.
(nwy/nwy)










































