"Di depannya ada pengemudi motor, diduga mabuk. Dia mengemudikan motornya zig-zag," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin Nursinย kepada detikcom, Jumat (7/8/2015).
Risyapudin menceritakan, Denny yang melihat Surobin mengendarai sepeda motornya dengan zig-zag itu pun lali menghentikan Robin. Denny kemudian menanyakan surat-surat kelengkapan kendaraan kepada pelaku, namun disambut dengan amarah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak dinyana, Surobin lalu berlari ke arah penjual kelapa di dekat lokasi. Ia lalu mengambil sebilah golok dan menyerang Denny.
"Anggota berlari, tetapi dikejar. Kemudian anggota terjatuh, lalu pelaku membacok anggota hingga mengalami luka bacok di tangan kanannya," jelasnya.
Warga sekitar mencoba menghentikan amukan Surobin. Namun nahas, warga bernama Noval dan Rohal juga kena amukan pelaku. Noval luka bacok di tangan kiri, sedangkan Rohal luka di kelingkingnya.
Saat ini ketiga korban dirawat di RS Tebet. Sementara pelaku sudah berhasil diamankan warga saat itu, lalu dibawa ke Polsek Tebet untuk diperiksa. Tidak ada SIM ataupun STNK motor Jupiter yang dikendarai Robin saat itu.
"Pak Kapolda (Irjen Pol Tito Karnavian) dan Pak Kabid Dokkes (Kombes Muusyafak) sedang menuju ke RS untuk menjenguk anggota dan warga yang luka ini," tutupnya. (mei/idh)











































