Mahasiswa Maluku Demo Tolak Kenaikan BBM

Mahasiswa Maluku Demo Tolak Kenaikan BBM

- detikNews
Kamis, 24 Feb 2005 11:22 WIB
Maluku - Sekitar 150 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Ambon berunjuk rasa menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) di kantor DPRD Maluku.Mahasiswa tiba dengan mengendarai tiga bus di gedung DPRD Maluku, Jalan Inatuni, Karang Panjang, Ambon, Kamis (24/2/2005).Dalam orsinya, mahasiswa menilai rencana kenaikan harga BBM tidak relevan dengan kondisi masyarakat Maluku karena lebih berpotensi menimbulkan dampak negatif."Kami minta pemerintah daerah Maluku harus memberdayakan ekonomi masyarakat kecil terutama yang terkena konflik dan jangan diperparah dengan kenaikan BBM," kata Ibrahim Rohonussa, wakil ketua dewan mahasiswa STAIN.Lazimnya aksi, spanduk dan poster pun digelar diantaranya bertuliskan 'Pemerintahan SBY jangan menimbulkan keresahan sosial', 'Rakyat dan Mahasiswa Menolak Kenaikan BBM' dan 'Subsidi BBM Hanya Dinikmati Kalangan Tertentu'.Mahasiswa diterima Ketua DPRD Maluku Richard Louhenapessi dan anggota DPRD Komisi B. Dalam pertemuan itu, mahasiwa menuntut DPRD Maluku membuat perjanjian tertulis menolak kenaikan BBM. Namun, permintaan mahasiswa tersebut ditolak."Besok, kami akan memanggil pihak Pertamina dan anda kami minta untuk hadir sehingga anda tahu kami serius menyikapi persoalan ini," kata Ketua DPRD Maluku Richard Louhenapessi.Dengan tuntutan yang sama, mahasiswa melanjutkan aksinya menuju kontor gubernur Maluku, Jalan Patimura, Ambon.Rombongan mahasiswa diterima asisten III Pemda Maluku Ristianto Sugiono yang berjanji akan menyempaikan tuntutan mahasiswa kepada gubernur karena saat ini yang bersangkutan sedang ke Jakarta.Aksi mahasiswa berjalan tertib dan dijaga puluhan polisi. (aan/)


Berita Terkait