Ciptakan Alat Deteksi Longsor, Ahli UGM Minta Warga Ubah Pola Pikir Soal Bencana

Ciptakan Alat Deteksi Longsor, Ahli UGM Minta Warga Ubah Pola Pikir Soal Bencana

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 07 Agu 2015 17:21 WIB
Ciptakan Alat Deteksi Longsor, Ahli UGM Minta Warga Ubah Pola Pikir Soal Bencana
Foto: Rina Atriana
Jakarta - Tim peneliti UGM berhasil menciptakan alat pendeteksi pergeseran tanah atau ekstensometer. Alat yang telah menerima beragam penghargaan tersebut sangat berguna dalam memberi peringatan agar warga bisa segera mengungsi sebelum bencana terjadi.

Tim ahli dari early warning system (ews) UGM Ikhwan menerangkan, ekstensometer sudah dipasang di Banjarnegara sebelum daerah tersebut diterjang longsor cukup besar pada Desember 2014 silam. Sedikitnya belasan orang tewas akibat bencana tersebut.

"Alat ini juga sempat mendapat penghargaan di tingkat internasional. Sekarang sudah dipasang di 35 titik di 14 provinsi. Kita kerjasama dengan pemerintah, mereka yang beli, harga satuannya sekitar Rp 150 juta tapi sifatnya custom," ujar Ikhwan saat ditemui di Pameran Hakteknas, Lapangan D Senayan, Jakarta, Jumat (7/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelum longsor terjadi di Banjarnegara, sebenarnya alat ini sudah dipasang. Hanya saja ya begitu, warga belum responsif. Pola pikir terhadap bencana harus diubah, dampak bencana sebenarnya bisa diminimalisir dengan alat ini," tutur Ikhwan.

Ikhwan menyebut, selama ini warga berpandangan bencana jangan diingat-ingat. Padahal seharusnya bagaimana menyiapkan diri jika suatu saat datang bencana.

"Kalau jangan diingat-ingat, ketika ada bencana kita tidak siap," sebut Ikhwan. (rna/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads