Haedar mengawali sambutannya di acara penutupan Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Balai Sidang Makassar Universitas Muhammadiyah Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Sulsel, Jumat (7/8/2015), dengan mengucapkan terima kasih ke semua pihak yang telah mendukung suksesnya muktamar.
"Alhamdulillah muktamar berlangsung lancar, produktif, cerdas, elegan, dan bermartabat. Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Jokowi yang sejak setahun lalu sampai muktamar ini ditutup selalu bersama kami. Terima kasih juga kepada Pak Gubernur Sulsel yang telah menjadi penjaga gawang yang baik bagi muktamar," kata Haedar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketum PP 'Aisyiyah, istri saya Siti Noordjannah Djohantini," kata Haedar yang disambut tepuk tangan muktamirin. "Insya Allah kami tidak akan kolusi dan nepotisme," imbuhnya. Pria kelahiran Bandung ini menegaskan akan berlomba-lomba dalam kebaikan dengan sang istri.
Haedar lalu menegaskan kesungguhannya untuk meneruskan gerakan dakwah pencerahan Muhamadiyah. Dengan dukungan seluruh unsur organisasi, dia yakin Muhammadiyah bisa menjadi organisasi yang berhasil mewujudkan Islam berkemajuan untuk Indonesia berkemajuan.
"Di belakang kami ada 7 organisasi otonom (ortom), ada 34 pengurus wilayah, 488 pengurus daerah, 3.655 pengurus cabang tingkat kecamatan, 13.540 pengurus ranting di akar rumput," kata pria yang juga sosiolog ini.
(tor/erd)











































