Menurut Kasat Binmas Polres Depok Kompol Suharto, Jumat (7/8/2015), pertemuan dilakukan guna mencegah gesekan antara dua kelompok pengojek.
"Jadi dari tiap kecamatan kita ambil dua perwakilan pengojek, ada 13 kecamatan di Depok. Dari Go-Jek ada 20 orang," urai Suharto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Go-Jek itu kan memudahkan para penumpang," terangnya.
Suharto menuturkan, dari hasil perundingan, tukang ojek menjamin akan menjaga kondisi di Depok tetap harmonis. Namun mereka meminta agar para pengemudi Go-Jek tidak mengambil penumpang di dekat pangkalan.
"Tukang ojek pangkalan ini kan merasa senior, mereka meminta agar Go-Jek bawa penumpang jangan di depan pangkalan," terang Suharto.
Para tukang ojek ini, baik dari Go-Jek atau tukang ojek pangkalan adalah mitra kamtibmas kepolisian. Karenya situasi kondusif amat penting dijaga.
"Kita sama-sama menjaga Kamtibmas di Depok," tutup dia. (dra/dra)











































