Mega: Saya Kecewa, Saat Kampanye Janji BBM Tak Naik
Kamis, 24 Feb 2005 10:51 WIB
Surabaya - Meski suaminya juragan pom bensin, tapi Megawati Soekarnoputri kecewa juga pemerintah menaikkan BBM rata-rata 29% dalam waktu dekat. Dia mengingatkan Presiden SBY yang saat berkampanye Pilpres janji tidak menaikkan BBM."Sebenarnya masalah BBM sejak awal sudah harus diantisipasi. Saya sebagai warga negara, merasa kecewa dengan rencana kenaikan ini. Karena janji saat kampanye kan tidak akan menaikkan," kata Megawati saat dicegat wartawan di VIP Room Bandara Juanda, Surabaya, Kamis (24/2/2005).Mega berada di Surabaya untuk selanjutnya menuju Trenggalek. Di kota kecil itu Mega akan meresmikan kantor DPC PDIP. Semua utusan Kongres PDIP pada Maret depan dari Jawa Timur akan menghadiri peresmian kantor itu."Tetapi itu mungkin tidak realistis karena kita melihat bukan dalam konteks minyak di dalam negeri, tapi minyak di dunia sehingga kalau nantinya tidak akan dinaikkan, maka akan defisit," Mega juga berusaha memaklumi kebijakan SBY."Tapi kalau harus dinaikkan, harus realistis," sambung eks saingan SBY dalam pilpres itu. Sayangnya, Mega tidak menjelaskan yang dimaksud realistis itu. Dia buru-buru masuk ke mobil yang akan membawanya ke Trenggalek.Seperti diketahui, dengan kenaikan rata-rata 29%, nantinya harga premium naik dari Rp 1.850 menjadi Rp 2.390 atau dibulatkan Rp 2.400/liter.
(nrl/)











































