Rian, panggilan akrab ibu dari dua anak itu, merupakan salah satu staf Hasnul dalam tiga tahun terakhir. Itu sebabnya, peristiwa mengenaskan ini ikut membuatnya sedih.
"Saya sudah dengar kabarnya, tentu saja saya sangat sedih dan berduka. Dia business assistant saya, orangnya pintar, baik dan cekatan," ujar Hasnul saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (7/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Rian yang bergabung dengan perusahaan telekomunikasi itu pada 2001 silam, sejatinya punya karier yang gemilang. Ia pun akhirnya dipercaya untuk menjadi Business Assistant to President Director sejak 2011 hingga 2014.
Sementara menurut Vice President Corporate Communication XL Axiata Turina Farouk, Rian sudah tidak lagi terlihat masuk kantor di akhir Oktober 2014.
"Waktu itu, Rian mengambil cuti. Tapi setelah cutinya habis, dan tak ada kabar setelah sekian lama, statusnya pun otomatis menjadi mantan karyawan," ungkapnya.
Meski demikian, XL pun kata Turina, tak tinggal diam ikut mencari tahu keberadaan dari asisten pribadi orang nomor satu perusahaan itu. Namun pencariannya tak membuahkan hasil.
Hingga akhirnya, keluarga Rian melaporkan kasus kehilangan ini pada kepolisian pada April 2015. Rian dilaporkan menghilang sejak November tahun lalu.
Tak lama sejak maraknya pemberitaan tentang hilangnya Rian, Polda Metro Jaya pun merilis keterangan bahwa wanita ini telah ditemukan tewas di sebuah hotel di Garut.
Dari hasil penelurusan, polisi pun telah menangkap seseorang bernama Andy Wahyudi, yang akhirnya mengaku telah membunuh wanita cantik itu. (rou/mad)











































