"Pekan depan direncanakan pemeriksaan saksi sebanyak 16 orang, yaitu para penerima bansos, termasuk dari kesekretariatan Provinsi Sumut," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Tony T Spontana ketika dihubungi, Jumat (7/8/2015).
Sejauh ini, jaksa penyidik tindak pidana khusus Kejagung sendiri telah memeriksa sejumlah pihak dari Pemprov Sumut. Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi juga sudah diperiksa sebagai saksi pada Rabu (5/8) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemeriksaan saksi-saksi yang lain sudah selesai baru kita jadwalkan pemeriksaan gubernur. Kan dia nggak kemana-mana sudah ada di KPK. Jadi koordinasi lebih mudah," ujar Tony.
Sampai saat ini, jaksa belum menentukan satu orang pun tersangka. Tony menyebut jaksa penyidik tengah mengumpulkan keterangan saksi serta menginventarisasi surat-surat yang berkaitan dengan kasus tersebut.
"Kita masih kumpulkan keterangan saksi, alat bukti dan inventarisir surat-surat yang berkaitan dengan bansos," kata Tony. (dhn/fdn)











































