"Saya sangat mendukung KPUD itu mendapat kantor yang representatif. Maka dari itu saya sarankan ini silakan saja melalui Kesbang membeli lahan dan bangunan yang representatif untuk KPUD untuk seterusnya," ujar Heru di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2015).
"Niat saya dari kemarin agar KPUD mendapat tempat yang baik, layak dan representatif. Di mana letaknya, silakan cari saja nanti saya berikan anggaran kepada Kesbang. Nanti Kesbang meminjam pakaikan ke KPUD selamanya," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor KPUD DKI saat ini terletak di Jalan Budi Kemuliaan, Gambir, Jakarta Pusat. Sekretaris Komisi A DPRD DKI Syarief menyarankan agar kantor KPUD direlokasi ke salah satu bangunan milik Sudin Pendidikan Menengah Jakarta Pusat yang lebih layak dan strategis lokasinya.
Heru menyebut apabila dipindah ke kantor milik Dinas Pendidikan, maka pihaknya harus mendapat izin terlebih dahulu dari kepala dinasnya selaku pemilik dan pengelola.
Hal ini tentu dianggap akan memakan waktu lama, terlebih lagi proses lelang dan pembongkaran gedung sudah dijadwalkan mulai berjalan.
"Ada permohonan lagi untuk bisa ditempatkan di salah satu kantor Sudin Pendidikan. Tentunya kalau ditempatkan di situ, saya harus minta izin dulu dong ke Pak Arie selaku Kepala Dinas Pendidikan sebagai pengelola/pengguna aset. Kalau Pak Kadisnya setuju ya kita proses, tapi kan kalau setuju hari ini pindah dulu segala macam," jelas Heru.
"Kantor sudah lelang bongkar. Itu sudah kita anggarkan, nggak bisa berhenti. Sudah lelang penghapusan dan lelang pembangunan juga sudah jalan. Jadi ada dua lelang, lelang bangun baru dan lelang bongkar di BPKAD ini jalan," sambungnya.
Dia pun meminta agar KPUD tetap pada rencana dan perjanjian dengan Pemprov. Heru mengatakan, tidak perlu khawatir lokasi kantor barunya di Sunter kebanjiran bila musim hujan datang. Sebab program Pemprov pun dalam mengantisipasi banjir di kawasan tersebut sudah berjalan.
"Pindah dulu ke Mitra Praja, tahun depan kita anggarkan untuk membeli bangunan yang baik kalau Kesbang mau. Silakan beli terus 2016 pindah lagi, 2017 sudah kantor baru," ujar Heru. (aws/fdn)











































