Andy mengisahkan soal panggilan homo itu. Andy mengatakan, ia dan Rian tiba di hotel sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah berada di dalam kamar, televisi dinyalakan dan keduanya duduk di 2 kursi di kamar tersebut.
"Lalu Rian rebahan di atas tempat tidur, saya masih duduk saat itu," ungkap dia, pada Kamis (6/8).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andy lalu menolaknya, sambil berkata "Aku enggak bisa begitu sama kamu." Rian pun marah lalu bertanya sama Andy, "kamu homo ya?".
Mendengar ucapan itu, Andy tersinggung. Namun Rian, kata dia, terus-terusan mengatainya homo. Andy pun kesal. Emosinya memuncak. Ia lalu membekap wajah Rian dengan bantal.
Andy mengenal Rian dari kakaknya. Rian kerap ditemani Andi saat menjalani proses cerai dan juga saat diberikan pengobatan. Andy ini juga melakukan praktik pengobatan alternatif. Andy sudah memiliki istri dan anak.
Polisi tak percaya begitu saja pengakuan Andy soal motif dikatai homo itu. Polisi masih menggali sejumlah fakta, salah satunya adalah mobil milik Rian yang dikuasai Andy. Andy dipidana karena penggunaan tanda tangan palsu untuk menguasai mobil Rian. Kemudian, setelah Andy ditahan, ibunda Rian melakukan pendekatan dan tersangka mengaku melakukan pembunuhan.
Kasus ini mash da am penyidikan Polda Metro Jaya dan Polres Garut. Masih banyak fakta yang belum terungkap dari motif Andy ini. (mei/dra)











































