Waspada! Begal Bersenjata Tajam Berkeliaran di Jakarta Selatan

Waspada! Begal Bersenjata Tajam Berkeliaran di Jakarta Selatan

Rini Friastuti - detikNews
Kamis, 06 Agu 2015 18:38 WIB
Waspada! Begal Bersenjata Tajam Berkeliaran di Jakarta Selatan
Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Sekelompok begal bersenjatakan samurai dan pentungan kayu meneror beberapa pengendara motor yang tengah melintas di kawasan Jakarta Selatan. Mereka merampas bahkan tega melukai korban yang disasarnya.

Aksi ini terjadi Kamis (5/8/2015) dini hari di dua lokasi, yaitu Jl Lauser Kabayoran Baru, dan Jl Fatmawati. Menurut kesaksian para korban, pelaku diperkirakan lebih dari tiga orang dengan menggunakan tiga motor.

Di lokasi kejadian Jl Lauser, peristiwa kejahatan tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB. Di sini, tiga orang menjadi korban kawanan bandit jalanan. Mereka adalah Eko Setyawan (32) dan Doni Supriyatna (22) warga Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, dan Muhammad Sehat (34) warga Petogogan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kepala Seksi Humas Polsek Kebayoran Baru, Brigadir Bowo, kejadian bermula saat Eko dan Doni tengah berhenti di sekitar lokasi kejadian. Tiba-tiba para pelaku menghampiri mereka dari arah Jl Kyai Maja.

"Pelaku turun dari motornya sambil mencabut samurai dan pentungan kayu, lalu memukuli korban sambil mengambil dompet para korban berisi KTP, SIM serta kartu ATM," ujar Bowo kepada wartawan, Kamis (6/8/2015), di Jakarta.

Pelaku selanjutnya menyasar Muhammad Sehat yang tengah melaju dengan motornya. "Korban langsung dicegat pelaku dengan memukuli dan membacok. Saat korban tak berdaya, para pelaku membawa lari dompet serta sepeda motor korban," kata Bowo.

Sehat menderita luka bacok di dahi dan pergelangan tangan kiri. Dia belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat di RS Pusat Pertamina.

Peristiwa selanjutnya terjadi pada pukul 03.00 WIB. Pelaku dengan ciri yang sama; menggunakan samurai dan petungan, serta mengendarai tiga sepeda motor, menyasar seorang tukang rokok Sukarta (31), di Jl Fatmawati.

"Pelaku menggunakan 3 motor berboncengan menodong korban dengan samurai dan pentungan kayu. Mereka mengambil dompet serta 2 unit Hp serta uang tunai Rp 1,8 juta," kata Bowo.

Kepolisian masih menyelidiki dua peristiwa perampokan tersebut. Bowo mengimbau kepada warga agar lebih berhati-hati. "Hindari berada di jalanan sepi. Apabila ada tindak tanduk mencurigakan dari orang asing, segera tinggalkan lokasi dan lapor kepada polisi," imbaunya. (rni/ahy)


Berita Terkait