"Memang tidak ada keharusan peraih suara terbanyak jadi ketum, boleh yang lain, bahkan boleh dari luar 13 itu, dan itu pernah terjadi. Tetapi kalau seandainya peraih suara terbanyak bersedia, siapa pun mereka, kebetulan kali ini Doktor Haedar Nashir, itu adalah pilihan terbaik dan didukung oleh 12 PP yang lain, dan mungkin nantinya beberapa tambahan, Insya Allah PP ke depan akan lebih kuat lagi," kata Din Syamsuddin kepada wartawan di Universitas Muhammadiyah Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Sulsel, Kamis (6/8/2015).
Ketum akan diputuskan dalam rapat 13 PP Muhammadiyah terpilih malam nanti. Sebelum diputuskan, Haedar Nashir sebagai peraih suara terbanyak akan ditanya dulu tentang kesediannya menjadi ketum Muhammadiyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh, Din merasa optimis dengan 13 PP terpilih. Dia yakin ke-13 PP baru mampu melanjutkan dakwah pencerahan Muhammadiyah.
"Bisa dikatakan mereka ini sesuai harapan pribadi saya," ujar pria kelahiran Sumbawa ini,
(tor/erd)











































