Tak Penuhi Kuorum, Rapat Pleno KPU Dilanjutkan Besok

Tak Penuhi Kuorum, Rapat Pleno KPU Dilanjutkan Besok

Hardani Triyoga - detikNews
Rabu, 05 Agu 2015 23:58 WIB
Tak Penuhi Kuorum, Rapat Pleno KPU Dilanjutkan Besok
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU)  menggelar rapat membahas rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait perpanjangan pendaftaran Pilkada. Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan dalam rapat sudah mempelajari beberapa hal termasuk kemungkinan jika menjalankan rekomendasi dari Bawaslu.

Namun, dalam rapat malam ini belum bisa memutuskan hasil. Pasalnya, dua anggota komisioner yaitu Arief Budiman dan Ferry Kurnia masih di luar kota. Sementara, satu komisioner lain Juri Ardianto baru tiba di Jakarta sehingga hanya empat komisioner KPU dan tak memenuhi kuorum.

"Lanjut Kamis besok pagi. Malam ini, belum bisa kami putuskan, belum quorum. Tadi sangat terbatas. Kami hanya berempat. Pak Arief, Pak Ferry di luar kota. Pak Juri (Juri Ardianto) sudah di Jakarta, tapi dalam perjalanan. Kuorum itu kan minimal lima," kata Hadar usai rapat di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadar menjelaskan dalam rapat pleno mesti mendengar suara komisioner lain. Namun, selama rapat yang berlangsung dua jam lebih ini, dia mengaku ada perdebatan antar komisioner menyikapi rekomendasi Bawaslu.

"Ya, perdebatan kecil lah. Itu biasa. Bagaimana masukan, saran, soal rekomendasi ini," sebutnya.

Dia menekankan, pleno KPU akan mencapai kuorum dan mencapai hasil keputusan pada besok pagi.

"Besok semoga sudah kami sampaikan. Insya Allah sudah ada hasilnya. Jadi, kami sudah membahasnya, mempelajari banyak yang kami diskusikan. Bahkan termasuk membuat simulasi jadwal kalau  kami nanti ikuti rekomendasi," tuturnya.

Terkait simulasi, Hadar menuturkan KPU sudah menyiapkan waktu simulasi penyelenggaraan pendaftaran tambahan bila mengikuti rekomendasi Bawaslu. Idealnya, jika menyelenggarakan pendaftaran tambahan, kata dia, akan dimulai pada Sabtu (8/8).

"Kalau hari ini kan kami terima. Kalau tanggal 5,6,7 kan break, berarti tanggal 8 Agustus (Sabtu) baru mulai dilaksanakan. Ya kami harap parpol siap," tuturnya.

Hadar melanjutkan, dalam simulasi kemungkinan dilakukan waktu pendaftaran selama tiga hari saja. Tidak selama tujuh hari yang direkomendasikan Bawaslu.

"Tujuh hari sepertinya terlalu lama. Ini kan supaya ideal dan tidak memberikan dampak terlalu besar. Tiga hari cukup lah," ujarnya.

(hat/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads