Sekretaris Jenderal PA GMNI, Ahmad Basarah mengatakan, kongres yang digelar di Jakarta hingga 9 Agustus mendatang ini akan mengambil tema "Jalan Trisakti Menuju Tatanan Masyarakat Pancasila". Tema itu dianggap relevan dengan situasi nasional yang terjadi belakangan ini.
"Panitia sengaja memilih tema tersebut karena Alumni GMNI menilai dan merasakan bahwa di era reformasi yang liberalistik saat ini, bangsa Indonesia telah kehilangan road map dalam rangka mencapai cita-cita dan tujuan bernegara sebagaimana yang diamanahkan oleh para Pendiri Bangsa melalui Proklamasi 17 Agustus 1945," kata Basarah saat ditemui di Istana Bogor usai mengikuti rapat soal Pilkada serentak, Rabu (5/8/2015).
Politisi asal PDIP ini menilai, tema Kongres PA GMNI kali ini sangat sesuai dengan visi pemerintah. Ia merasa sangat tepat jika kongres dihadiri dan dibuka oleh Presiden Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kongres III akan mengkaji, mambahas dan merumuskan kembali peta jalan bangsa Indonesia agar terwujud cita-cita masyarakat Pancasila sebagaimana filosofi yang di pidatokan Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945 di depan sidang BPUPKI melalui haluan politik Trisakti Bung Karno yakni Berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian yang berkebudayaan Indonesia," sambungnya panjang lebar.
Rencananya kongres ini bakal diikuti oleh 1.000 orang peserta dan peninjau yang berasal dari utusan Pengurus Pusat, Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang Persatuan Alumni GMNI dari seluruh Indonesia. Kongres bakal digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. (mok/fdn)











































