Jadi Danyonif, Agus Yudhoyono Ingin Satuannya Modern dan Waspada Cyber War

Jadi Danyonif, Agus Yudhoyono Ingin Satuannya Modern dan Waspada Cyber War

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 05 Agu 2015 21:21 WIB
Jadi Danyonif, Agus Yudhoyono Ingin Satuannya Modern dan Waspada Cyber War
Foto: Elza Astari R
Jakarta - Mayor Inf Agus Harimurti Yudhoyono kini mengemban tugas sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning (AK) di bawah jajaran Kodam Jaya. Ia pun sudah memikirkan terobosan baru untuk satuan yang ia pimpin.

"Mungkin tidak akan satu persatu saya buka di sini tapi saya ingin satuan itu modern, semakin profesional, efektif, dan tentu semua harus didasari oleh kemampuan prajurit yang baik dari berbagai individu skills-nya maupun perorangan. Termasuk bagaimana satuan itu dapat beroperasi secara efektif di lapangan," ungkap Agus.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara penerimaan dan pelepasan warga Kodam Jaya di Makodam Jaya, Cawang, Jaktim, Rabu (5/8/2015). Agus juga ingin agar prajurit di bawah kepimpinannya waspada akan bagaimana adanya ancaman baru di dunia kemiliteran, dalam hal ini cyber war dan juga serangan cyber.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya, itu tidak menjadi fokus di satuan saya tapi kita harus aware, harus lebih peka terhadap bentuk ancaman baru tersebut, cyber war, cyber attact, kita harus aware dan melakukan upaya-upaya untuk mengamankan sistem kita supaya tidak ada gangguan dari siapapun yang tidak bertanggung jawab," jelas putera sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Untuk itu, Agus berencana untuk melakukan peningkatan potensi sumber daya manusia di satuannya agar bisa semakin mumpuni dalam bidang teknologi. Ia berharap agar para prajurit TNI AD semakin peka dengan teknologi yang disebutnya banyak menimbulkan peluang, baik dari segi positif maupun negatif.

"Dengan teknologi, kita semakin cepat, semakin terhubung satu sama lain tetapi juga menghadirkan tantangan dan ancaman tersendiri terutama bagi kami yang ada di militer. Kita juga punya berbagai jenis alutsista dan ranpur yang itu semua juga berbasis teknologi," tutur Agus.

"Oleh karena itu prajurit kita harus bisa memahami realitas ini sehingga mereka punya mindset yang benar bahwa segala sesutunya harus dalam sebuah sistem yang aman," sambungnya.

Terlepas dari itu, lulusan terbaik Akmil tahun 2000 tersebut berjanji untuk melanjutkan apa yang telah dilakukan para pendahulunya. Ia berjanji untuk melakukan dan memberikan yang terbaik dalam memimpin satuan tempur pengamanan ibukota tersebut.

"Kalau ada kesempatan memimpin tentu saya ingin berbuat yang terbaik. Baik itu melanjutkan yang sudah dilakukan oleh komandan-komandan sebelumnya maupun kreativitas atau inovasi lain yang menurut saya akan melengkapi kemampuan satuan itu sebagai satuan tempur yang memang andal dan bisa diandalkan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Jakarta," janji Agus.

Untuk diketahui, Agus baru saja kembali dari Amerika Serikat setelah selesai menempuh pendidikan komando di Command and General Staff Collage milik US Army selama 1 tahun. Ia akan melakukan serah terima jabatan sebagai Danyonif Mekanis 203/AK pada 22 Agustus mendatang.

(elz/slh)


Berita Terkait